Kasus Corona di Ekuador Dua Kali Lipat Lebih Tinggi

Jum'at, 24 April 2020 - 17:50 WIB
loading...
Kasus Corona di Ekuador...
Jumlah kasus virus Corona di Ekuador dua kali lipat lebih tinggi dari yang terkonfirmasi. Foto/Ilustrasi
A A A
QUITO - Menteri Kesehatan Ekuador mengatakan total kasus virus Corona di negara itu dua kali lebih tinggi dari yang dikonfirmasi sebelumnya. Pasalnya, pihak berwenang menambahkan 11 ribu kasus infeksi baru yang didapatkan dari hasil tes yang tertunda.

Dengan 560 kematian yang dikonfirmasi, wabah itu telah merusak perekonomian negara penghasil minyak dan membuat otoritas sanitasi di kota Guayaquil kewalahan di mana mayat berada di rumah atau berjam-jam tergeletak di jalanan.

Menteri Kesehatan Ekuador Juan Carlos Zevallos mengatakan pemerintah akan menambahkan kasus baru ke total 11.183 infeksi. Hampir 24.000 hasil tes tertunda, menurut angka kementerian kesehatan, dan rata-rata mereka membutuhkan waktu seminggu untuk diproses.

Zevallos mengatakan pihak berwenang juga memanggil kerabat orang yang baru saja meninggal di Ekuador untuk memeriksa apakah orang yang meninggal itu memiliki gejala virus corona. Ini dilakukan karena banyak kematian tidak terkait dengan penyakit tersebut karena kurangnya pengujian seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (24/4/2020).

Pekan lalu, pemerintah mengatakan selama 15 hari pertama bulan April pihak berwenang mendaftarkan 6.700 kematian di provinsi Guayaquil, terhadap rata-rata 2.000 kematian pada Januari dan Februari.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Negara dengan PPh...
9 Negara dengan PPh 0 Persen bagi Digital Nomad
Rombongan Presiden Ekuador...
Rombongan Presiden Ekuador Dilempari Batu oleh Masyarakat Adat
Ekuador Ekstradisi Pemimpin...
Ekuador Ekstradisi Pemimpin Kartel Narkoba Paling Berbahaya ke AS
5 Alasan Presiden Ekuador...
5 Alasan Presiden Ekuador Minta Bantuan Tentara AS, Eropa dan Brasil untuk Perang Melawan Kartel Narkoba
Pria Ini Ditemukan Hidup...
Pria Ini Ditemukan Hidup setelah 94 Hari Hilang di Laut: Saya Makan Kecoak dan Kura-kura
Bos Narkoba Paling Ditakuti...
Bos Narkoba Paling Ditakuti Kabur dari Penjara, Picu Sayembara Berhadiah Rp16,5 Miliar
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved