PBB Bakal Gelar Voting Tentukan Nasib Rusia di Dewan HAM
Kamis, 07 April 2022 - 04:27 WIB
loading...
A
A
A
Langkah penangguhan Rusia di Dewan HAM PBB diprakarsai oleh Amerika Serikat (AS) sebagai tanggapan atas penemuan ratusan mayat setelah pasukan Rusia menarik diri dari kota-kota dekat ibukota Ukraina, Kiev, yang memicu seruan agar pasukannya diadili atas kejahatan perang.
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield membuat seruan agar Rusia dicopot dari kursinya di Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang setelah video dan foto jalan-jalan di kota Bucha, UKraina dipenuhi dengan mayat yang tampaknya adalah warga sipil.
Video dan pelaporan dari kota tersebut telah memicu penolakan global dan seruan untuk sanksi yang lebih keras terhadap Rusia, yang dengan tegas membantah bertanggung jawab.
"Kami percaya bahwa anggota pasukan Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dan kami percaya bahwa Rusia harus bertanggung jawab," kata Thomas-Greenfield, awal pekan ini.
“Partisipasi Rusia di Dewan Hak Asasi Manusia adalah lelucon,” imbuhnya.
Baca juga: AS Prakarsai Penangguhan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB
Thomas-Greenfield bahwa pesannya kepada 140 anggota yang memilih mendukung dua resolusi untuk mendukung penangguhan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia sederhana.
“Gambaran dari Bucha dan kehancuran di seluruh Ukraina mengharuskan kita sekarang untuk mencocokkan kata-kata kita dengan tindakan," katanya.
“Kita tidak bisa membiarkan negara anggota yang merongrong setiap prinsip yang kita pegang teguh untuk terus duduk di Dewan Hak Asasi Manusia PBB,” ujarnya.
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield membuat seruan agar Rusia dicopot dari kursinya di Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang setelah video dan foto jalan-jalan di kota Bucha, UKraina dipenuhi dengan mayat yang tampaknya adalah warga sipil.
Video dan pelaporan dari kota tersebut telah memicu penolakan global dan seruan untuk sanksi yang lebih keras terhadap Rusia, yang dengan tegas membantah bertanggung jawab.
"Kami percaya bahwa anggota pasukan Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, dan kami percaya bahwa Rusia harus bertanggung jawab," kata Thomas-Greenfield, awal pekan ini.
“Partisipasi Rusia di Dewan Hak Asasi Manusia adalah lelucon,” imbuhnya.
Baca juga: AS Prakarsai Penangguhan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB
Thomas-Greenfield bahwa pesannya kepada 140 anggota yang memilih mendukung dua resolusi untuk mendukung penangguhan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia sederhana.
“Gambaran dari Bucha dan kehancuran di seluruh Ukraina mengharuskan kita sekarang untuk mencocokkan kata-kata kita dengan tindakan," katanya.
“Kita tidak bisa membiarkan negara anggota yang merongrong setiap prinsip yang kita pegang teguh untuk terus duduk di Dewan Hak Asasi Manusia PBB,” ujarnya.
Lihat Juga :