Siapa Putri Vladimir Putin? Mengapa Maria Vorontsova dan Katerina Tikhonova Disanksi AS
Kamis, 07 April 2022 - 00:26 WIB
loading...
A
A
A
Mengapa mereka diberi sanksi?
AS menargetkan kedua putri Putin karena mereka yakin Presiden Rusia itu mungkin menyembunyikan beberapa asetnya kepada mereka. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior pemerintah AS.
Tanpa merinci aset Putin mana yang bisa disembunyikan bersama Maria Vorontsova dan Katerina Tikhonova, pejabat itu mengatakan praktik itu umum di kalangan elit Rusia.
"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Putin dan banyak kroninya dan oligarki menyembunyikan kekayaan mereka, menyembunyikan aset mereka, dengan anggota keluarga yang telah menempatkan aset dan kekayaan mereka di sistem keuangan AS, tetapi juga banyak bagian dunia lainnya," kata pejabat itu seperti dikutip dari CNN.
Putaran sanksi terbaru yang dijatuhkan oleh AS mengikuti laporan dugaan pembantaian yang dilakukan oleh tentara Rusia di Bucha, kota dipinggiran Ibu Kota Ukraina, Kiev. Sekitar 400 mayat warga sipil ditemukan tergeletak di jalan setelah penarikan mundur pasukan Rusia dari kota itu.
Baca juga: Sambil Pegang Bendera Ukraina, Paus Fransiskus Kutuk Pembantaian Bucha
AS menargetkan kedua putri Putin karena mereka yakin Presiden Rusia itu mungkin menyembunyikan beberapa asetnya kepada mereka. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior pemerintah AS.
Tanpa merinci aset Putin mana yang bisa disembunyikan bersama Maria Vorontsova dan Katerina Tikhonova, pejabat itu mengatakan praktik itu umum di kalangan elit Rusia.
"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Putin dan banyak kroninya dan oligarki menyembunyikan kekayaan mereka, menyembunyikan aset mereka, dengan anggota keluarga yang telah menempatkan aset dan kekayaan mereka di sistem keuangan AS, tetapi juga banyak bagian dunia lainnya," kata pejabat itu seperti dikutip dari CNN.
Putaran sanksi terbaru yang dijatuhkan oleh AS mengikuti laporan dugaan pembantaian yang dilakukan oleh tentara Rusia di Bucha, kota dipinggiran Ibu Kota Ukraina, Kiev. Sekitar 400 mayat warga sipil ditemukan tergeletak di jalan setelah penarikan mundur pasukan Rusia dari kota itu.
Baca juga: Sambil Pegang Bendera Ukraina, Paus Fransiskus Kutuk Pembantaian Bucha
(ian)
Lihat Juga :