AS Peringatkan Terobosan Nuklir China Ubah Keseimbangan Keamanan Global

Rabu, 06 April 2022 - 07:03 WIB
loading...
A A A
“Itu adalah jarak terjauh dan waktu penerbangan terlama dari sistem senjata serangan darat mana pun dari negara mana pun hingga saat ini,” ungkap dia.

“Kemajuan teknologi di pihak China ini akan berarti implikasi serius bagi stabilitas strategis,” papar Richard.

Dia memperingatkan, “Kemampuan dan strategi militer AS bergantung pada asumsi bahwa pencegahan strategis, dan khususnya pencegahan nuklir, akan bertahan.”

“Jika pencegahan strategis atau nuklir gagal, pencegahan terintegrasi dan tidak ada rencana atau kemampuan lain di Departemen Pertahanan akan bekerja seperti yang dirancang,” ujar dia.

Akibatnya, Komando Strategis AS percaya Amerika mungkin harus menghadapi dua musuh potensial yang memiliki persenjataan nuklir yang luas dan modern yakni China dan Rusia.

“Kedua negara ini sekarang memiliki kemampuan untuk secara sepihak meningkatkan konflik ke tingkat kekerasan apa pun, dalam domain apa pun, di seluruh dunia, dengan instrumen kekuatan nasional apa pun, dan kapan saja," tulis laksamana itu dalam kesaksiannya.

Richard telah memperingatkan tentang keseimbangan strategis yang berubah dengan cepat untuk beberapa waktu sekarang.

Dia sudah menyatakan selama kunjungannya ke Eropa pada Oktober 2021, bahwa kemampuan nuklir gabungan China dan Rusia akan mengirim AS ke “perairan yang belum dipetakan.”

Pada saat itu, dia juga memperingatkan Beijing sekarang cukup mampu melaksanakan “setiap kemungkinan strategi kerja nuklir.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved