Zelensky Serukan Rusia Dicopot dari Dewan Keamanan PBB
Rabu, 06 April 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Horor di Bucha, Ratusan Mayat dengan Kepala Tertembus Peluru Penuhi Jalan
“Jika tidak ada alternatif dan tidak ada pilihan, maka opsi selanjutnya akan membubarkan diri sama sekali,” ujarnya.
Presiden Ukraina itu juga mengusulkan konferensi global untuk diadakan di Kiev guna membahas reformasi di PBB.
“Sekarang jelas bahwa tujuan yang ditetapkan di San Francisco pada tahun 1945 untuk pembentukan organisasi internasional keamanan global belum tercapai, dan tidak mungkin untuk mencapainya tanpa reformasi,” ucapnya.
Zelensky merinci beberapa keadaan paling mengerikan dari para korban yang ditemukan di pinggiran Kiev setelah mundurnya Rusia. Dia mengatakan bahwa orang-orang ditembak di bagian belakang kepalanya setelah disiksa, beberapa ditembak di jalan-jalan dan warga sipil dihancurkan sampai mati di mobil mereka oleh tank.
“Mereka memotong anggota badan, menggorok leher, perempuan diperkosa dan dibunuh di depan anak-anak mereka. Lidah mereka dicabut hanya karena agresor tidak mendengar apa yang ingin mereka dengar dari mereka,” kata Zelensky dalam pidatonya.
Baca juga: Zelensky akan Pidato di Dewan Keamanan PBB, Tuntut Sanksi Baru Rusia
Dia juga menyerukan pengadilan “mirip Nuremberg” terhadap Rusia – sebuah istilah yang mengacu pada pengadilan militer internasional yang diadakan setelah Perang Dunia II.
"Militer Rusia, dan mereka yang memberi perintah harus dibawa ke pengadilan, segera atas kejahatan perang di Ukraina," serunya.
Amerika Serikat, sekutunya, dan para pemimpin internasional terkemuka lainnya mengatakan bahwa kekejaman yang terungkap di Ukraina yang diduga dilakukan oleh pasukan Rusia merupakan kejahatan perang, dan upaya untuk mendokumentasikan peristiwa tersebut dibagikan kepada badan-badan terkait yang melakukan penyelidikan.
Di antaranya termasuk penyelidikan oleh Pengadilan Kriminal Internasional, kantor Jaksa Agung Ukraina dan penyelidikan oleh negara-negara regional lainnya di Eropa timur.
“Jika tidak ada alternatif dan tidak ada pilihan, maka opsi selanjutnya akan membubarkan diri sama sekali,” ujarnya.
Presiden Ukraina itu juga mengusulkan konferensi global untuk diadakan di Kiev guna membahas reformasi di PBB.
“Sekarang jelas bahwa tujuan yang ditetapkan di San Francisco pada tahun 1945 untuk pembentukan organisasi internasional keamanan global belum tercapai, dan tidak mungkin untuk mencapainya tanpa reformasi,” ucapnya.
Zelensky merinci beberapa keadaan paling mengerikan dari para korban yang ditemukan di pinggiran Kiev setelah mundurnya Rusia. Dia mengatakan bahwa orang-orang ditembak di bagian belakang kepalanya setelah disiksa, beberapa ditembak di jalan-jalan dan warga sipil dihancurkan sampai mati di mobil mereka oleh tank.
“Mereka memotong anggota badan, menggorok leher, perempuan diperkosa dan dibunuh di depan anak-anak mereka. Lidah mereka dicabut hanya karena agresor tidak mendengar apa yang ingin mereka dengar dari mereka,” kata Zelensky dalam pidatonya.
Baca juga: Zelensky akan Pidato di Dewan Keamanan PBB, Tuntut Sanksi Baru Rusia
Dia juga menyerukan pengadilan “mirip Nuremberg” terhadap Rusia – sebuah istilah yang mengacu pada pengadilan militer internasional yang diadakan setelah Perang Dunia II.
"Militer Rusia, dan mereka yang memberi perintah harus dibawa ke pengadilan, segera atas kejahatan perang di Ukraina," serunya.
Amerika Serikat, sekutunya, dan para pemimpin internasional terkemuka lainnya mengatakan bahwa kekejaman yang terungkap di Ukraina yang diduga dilakukan oleh pasukan Rusia merupakan kejahatan perang, dan upaya untuk mendokumentasikan peristiwa tersebut dibagikan kepada badan-badan terkait yang melakukan penyelidikan.
Di antaranya termasuk penyelidikan oleh Pengadilan Kriminal Internasional, kantor Jaksa Agung Ukraina dan penyelidikan oleh negara-negara regional lainnya di Eropa timur.
Lihat Juga :