Pangeran Hamzah Lepaskan Gelar setelah Dituduh Terlibat Kudeta Yordania

Senin, 04 April 2022 - 11:45 WIB
loading...
Pangeran Hamzah Lepaskan...
Pangeran Hamzah bin al-Hussein dari Kerajaan Yordania melepaskan gelar bangsawannya setelah dituduh terlibat plot kudeta terhadap saudara tirinya, Raja Abdullah II, tahun lalu. Foto/REUTERS
A A A
AMMAN - Pangeran Hamzah Bin al-Hussein dari Kerajaan Yordania melepaskan gelar bangsawannya. Keputusan ini setelah dia dituduh terlibat plot kudeta terhadap saudara tirinya, Raja Abdullah II, tahun lalu.

Hamzah mem-posting pernyataan di akun Twitter resminya tentang keputusannya tersebut.

"Karena nilai-nilainya tidak sejalan dengan pendekatan, tren, dan metode modern dari institusi kita," tulis Hamzah tentang alasannya melepaskan gelar pangeran, seperti dikutip AP, Senin (4/4/2022).

Raja Abdullah II dan Hamzah adalah putra Raja Hussein, yang memerintah Yordania selama hampir setengah abad sebelum kematiannya pada 1999.

Baca juga: Inilah Pangeran Hamzah yang Dituduh Perencana Kudeta Kerajaan Yordania

Saat berkuasa, Raja Hussein sebenarnya menunjuk Pangeran Hamzah sebagai putra mahkota pada 1999. Dia bahkan menjadi pangeran favorit Raja Hussein, yang sering menggambarkannya di depan umum sebagai "kesenangan mataku".

Namun, Hamzah dipandang terlalu muda dan tidak berpengalaman untuk diangkat menjadi penerus raja pada saat kematian Raja Hussein.

Alih-alih jadi raja, faktanya justru saudara tirinya; Abdullah II, yang naik takhta. Abdullah II kemudian mencopot gelar putra mahkota dari Hamzah pada 2004 dan memberikan gelar itu kepada putranya.

Pangeran Hamzah meminta maaf bulan lalu atas perannya dalam dugaan plot, sebagaimana disampaikan pihak Istana Kerajaan.

Dia dituduh terlibat dalam plot untuk mengacaukan kerajaan dan ditempatkan di bawah tahanan rumah pada April tahun lalu.

Dalam pernyataan video saat itu dia membantah tuduhan tersebut.

Pihak Royal Court belum berkomentar atas keputusan Pangeran Hamzah melepaskan gelarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Prabowo Telepon Anwar...
Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Abdullah II, Silaturahmi Lebaran serta Bahas Perang Iran-Israel
OKI Kecam Dubes AS karena...
OKI Kecam Dubes AS karena Dukung Zionis Wujudkan Israel Raya dari Nil hingga Eufrat
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved