Pekerja Kereta Api Yunani Ogah Angkut Tank NATO Menuju Ukraina

Minggu, 03 April 2022 - 00:15 WIB
loading...
Pekerja Kereta Api Yunani...
Para aktivis melempari tank NATO dengan cat berwarna merah di Yunani. Foto/YouTube/902.gr
A A A
ATHENA - Washington dan Athena telah secara dramatis memperluas kerja sama militer bilateral mereka akhir tahun lalu.

Saat itu, Amerika Serikat (AS) mengambil keuntungan dari perselisihan maritim Yunani dengan Turki atas hak pengeboran gas di Mediterania.



AS memperoleh akses ke 4 pangkalan Yunani tambahan, dan kedua negara menandatangani kesepakatan peralatan angkatan laut senilai USD9,4 miliar pada Desember.

Baca juga: Kremlin Respons Keras Serangan Ukraina di Tanah Rusia

“Serikat pekerja di kota Thessaloniki, Yunani, bersatu mendukung karyawan perusahaan kereta api swasta TrainOSE setelah manajemen berusaha menekan pekerja yang menolak mengambil bagian dalam transfer peralatan militer AS dan NATO dari Alexandropoulos ke Eropa Timur,” papar laporan portal berita Partai Komunis Yunani (KKE), dilansir Sputnik.

Baca juga: Relawan AS di Ukraina Blak-blakan Ungkap Kejahatan Perang Kiev

TrainOSE dilaporkan mengancam pekerja dari Departemen Lokomotif Listrik Thessaloniki, yang menolak melakukan perjalanan ke Alexandropoulos untuk menyediakan layanan teknis kereta api yang terlibat dalam mengangkut militer NATO keluar dari kota pelabuhan.

Baca juga: 45 Negara Mulai Puasa Ramadhan pada Sabtu 2 April, Ini Daftarnya

Para pekerja itu diancam dengan tindakan hukuman, menunjuk pada kewajiban mereka berdasarkan kontrak yang ditandatangani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Tank Abrams AS yang...
Tank Abrams AS yang Canggih Dihancurkan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved