Diperingatkan UE Tak Bantu Rusia dalam Perang Ukraina, Ini Jawaban China
Sabtu, 02 April 2022 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
“Kami meminta China untuk membantu mengakhiri perang di Ukraina. China tidak bisa menutup mata terhadap pelanggaran Rusia terhadap hukum internasional," kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel dalam jumpa pers dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen setelah KTT Uni Eropa-China pertama sejak 30 Desember 2020.
“Setiap upaya untuk menghindari sanksi atau memberikan bantuan kepada Rusia akan memperpanjang perang,” katanya lagi.
China sedang menjalin hubungan energi, perdagangan, dan keamanan yang lebih dekat dengan Moskow, memposisikan dirinya sebagai kekuatan global yang dapat melawan Amerika Serikat.
Beberapa minggu sebelum invasi 24 Februari, China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan strategis “tanpa batas”.
Li, yang dilansir media pemerintah China; CCTV, mengatakan kepada para pemimpin Uni Eropa bahwa China selalu mencari perdamaian dan mempromosikan negosiasi dan bersedia untuk terus memainkan peran konstruktif dengan komunitas internasional.
Michel mengatakan kedua pihak sepakat bahwa perang, yang disebut Rusia sebagai “operasi militer khusus”, mengancam keamanan dan ekonomi global.
China telah menolak untuk mengutuk tindakan Rusia di Ukraina atau menyebutnya sebagai invasi, dan telah berulang kali mengkritik apa yang disebutnya sanksi Barat yang ilegal dan sepihak.
“Setiap upaya untuk menghindari sanksi atau memberikan bantuan kepada Rusia akan memperpanjang perang,” katanya lagi.
China sedang menjalin hubungan energi, perdagangan, dan keamanan yang lebih dekat dengan Moskow, memposisikan dirinya sebagai kekuatan global yang dapat melawan Amerika Serikat.
Beberapa minggu sebelum invasi 24 Februari, China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan strategis “tanpa batas”.
Li, yang dilansir media pemerintah China; CCTV, mengatakan kepada para pemimpin Uni Eropa bahwa China selalu mencari perdamaian dan mempromosikan negosiasi dan bersedia untuk terus memainkan peran konstruktif dengan komunitas internasional.
Michel mengatakan kedua pihak sepakat bahwa perang, yang disebut Rusia sebagai “operasi militer khusus”, mengancam keamanan dan ekonomi global.
China telah menolak untuk mengutuk tindakan Rusia di Ukraina atau menyebutnya sebagai invasi, dan telah berulang kali mengkritik apa yang disebutnya sanksi Barat yang ilegal dan sepihak.
Lihat Juga :