Diperingatkan UE Tak Bantu Rusia dalam Perang Ukraina, Ini Jawaban China

Sabtu, 02 April 2022 - 14:10 WIB
loading...
A A A
China memiliki kekhawatiran bahwa negara-negara Eropa mengambil isyarat kebijakan luar negeri garis keras dari Washington dan telah meminta UE untuk mengecualikan campur tangan eksternal dari hubungannya dengan China.

Pada 2019, UE tiba-tiba beralih dari bahasa diplomatik yang lembut ke label China sebagai saingan sistemik.

Uni Eropa, Inggris dan Amerika Serikat telah memberikan sanksi kepada pejabat China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di wilayah Xinjiang, yang mendorong Beijing untuk membalas dengan cara yang sama, membekukan kesepakatan investasi Uni Eropa-China yang sudah dinegosiasikan.

China sejak itu juga menangguhkan impor dari Lithuania setelah negara Uni Eropa di Baltik itu mengizinkan Taiwan untuk membuka kedutaan de facto di ibu kotanya, membuat marah Beijing yang menganggap pulau yang memerintah sendiri secara demokratis itu sebagai wilayah China.

Von der Leyen mengatakan Beijing perlu mempertahankan tatanan internasional yang telah menjadikan China sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia.

“Ini adalah momen yang menentukan karena tidak akan ada yang seperti sebelum perang. Sekarang menjadi pertanyaan untuk mengambil sikap yang sangat jelas untuk mendukung dan mempertahankan tatanan berbasis aturan,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Keajaiban Gempa Venezuela,...
Keajaiban Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat Setelah Terkubur 8 Hari di Reruntuhan Gedung 9 Lantai
Rekomendasi
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Berita Terkini
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved