Sempat Bikin Cemas Australia, Kepulauan Solomon Pastikan Tak Menjadi Pangkalan Militer China
Sabtu, 02 April 2022 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
"Pernyataan dan spekulasi yang relevan di media tidak berdasar."
Empat orang tewas selama protes anti-pemerintah yang diwarnai kekerasan pada November lalu. Sebagian besar kawasan Chinatown di Honiara, Ibu Kota Kepulauan Solomon, dihancurkan selama protes tersebut.
Pemimpin Negara Federasi Mikronesia pada hari Kamis mendesak Kepulauan Solomon untuk tidak menandatangani pakta keamanan, dengan mengatakan pihaknya memiliki "masalah keamanan yang serius" dan khawatir Pasifik dapat terlibat dalam perang antara China dan Amerika Serikat.
Selandia Baru juga telah memperingatkan terhadap pakta tersebut, yang dikatakan dapat mengganggu kerja sama keamanan regional yang sudah berlangsung lama.
Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton pada hari Jumat mengatakan dia menghormati perspektif Sogavare tetapi mendesak agar berhati-hati.
China telah menetapkan 20 titik kehadiran militer di Laut China Selatan meskipun mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan memiliterisasi kawasan itu, dan Canberra khawatir Beijing berada di jalur yang sama di pulau-pulau Pasifik.
"Mereka menginginkan pelabuhan militer di PNG [Papua Nugini]. Mereka punya satu di Sri Lanka, dan mereka jelas sedang mencari tempat lain di mana mereka bisa menempatkannya," kata Dutton.
Empat orang tewas selama protes anti-pemerintah yang diwarnai kekerasan pada November lalu. Sebagian besar kawasan Chinatown di Honiara, Ibu Kota Kepulauan Solomon, dihancurkan selama protes tersebut.
Pemimpin Negara Federasi Mikronesia pada hari Kamis mendesak Kepulauan Solomon untuk tidak menandatangani pakta keamanan, dengan mengatakan pihaknya memiliki "masalah keamanan yang serius" dan khawatir Pasifik dapat terlibat dalam perang antara China dan Amerika Serikat.
Selandia Baru juga telah memperingatkan terhadap pakta tersebut, yang dikatakan dapat mengganggu kerja sama keamanan regional yang sudah berlangsung lama.
Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton pada hari Jumat mengatakan dia menghormati perspektif Sogavare tetapi mendesak agar berhati-hati.
China telah menetapkan 20 titik kehadiran militer di Laut China Selatan meskipun mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan memiliterisasi kawasan itu, dan Canberra khawatir Beijing berada di jalur yang sama di pulau-pulau Pasifik.
"Mereka menginginkan pelabuhan militer di PNG [Papua Nugini]. Mereka punya satu di Sri Lanka, dan mereka jelas sedang mencari tempat lain di mana mereka bisa menempatkannya," kata Dutton.
Lihat Juga :