Gagal Peringatkan Perang Ukraina, Bos Intelijen Militer Prancis Dilaporkan Mundur

Jum'at, 01 April 2022 - 19:16 WIB
loading...
A A A
Masalah ini sangat sensitif karena Macron sebagian besar menghindari kampanye pemilihan presiden pada bulan April untuk fokus menangani perang, yang bertujuan untuk meningkatkan citranya sebagai negarawan global.

Pada awal Maret, jenderal top Prancis Thierry Burkhard mengakui dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Le Monde bahwa ada perbedaan dalam analisis antara Prancis dan AS mengenai apa yang akan terjadi di Ukraina.

"Amerika mengatakan Rusia akan menyerang dan mereka benar," kata Burkhard, yang telah merebut simpatik selama konflik karena penilaiannya yang jujur tentang situasi tersebut.

"Militer kami agak berpikir bahwa invasi ke Ukraina akan memiliki biaya yang mengerikan (untuk Rusia) dan bahwa Rusia memiliki pilihan lain untuk mencapai tujuan mereka," terangnya.

Baca juga: Ukraina Dilaporkan Kirim Daftar Permintaan Senjata ke AS

Faktanya, Amerika memiliki intelijen berkualitas tinggi tentang persiapan Rusia dan mengambil keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa minggu sebelum invasi, untuk membuat informasi publik dalam upaya untuk menekan Putin.

Alexandre Papaemmanuel, profesor di Institut Studi Politik (IEP) di Paris dan seorang spesialis intelijen, mengatakan Washington telah menggunakan taktik baru dalam menggunakan intelijen untuk mencoba menekan seorang pemimpin asing.

Dia mengatakan Prancis sangat menyadari bahwa intelijennya sendiri telah gagal pada kesempatan ini, meskipun dia menambahkan bahwa DRM seharusnya tidak menjadi satu-satunya cabang dinas keamanan yang disalahkan.

Le Monde mengatakan DRM sering dikesampingkan oleh dinas intelijen asing yang kuat di Prancis, Direktorat Jenderal Keamanan Eksternal (DGSE), yang terkenal di luar negeri berkat serial TV terkenal "The Bureau."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved