AS Akui Bergulat Dalam Masalah Rasisme, Desak Negara Lain untuk Terbuka

Rabu, 17 Juni 2020 - 22:02 WIB
loading...
AS Akui Bergulat Dalam...
Amerika Serikat (AS) mengakui sedang bergulat dengan diskriminasi rasial dan sedang berusaha melaksanakan reformasi polisi setelah pembunuhan George Floyd. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Amerika Serikat (AS) mengakui sedang bergulat dengan diskriminasi rasial dan sedang berusaha melaksanakan reformasi polisi setelah pembunuhan George Floyd. AS kemudian mendesak negara-negara lain harus menunjukkan tingkat keterbukaan yang sama.

Duta Besar AS untuk kantor PBB di Jenewa, Andrew Bremberg menyampaikan hal tersebut beberapa jam jelang debat mendesak Dewan Hak Asasi Manusia (HRC), yang dilaksanakan atas permintaan negara-negara Afrika tentang rasisme dan kebrutalan polisi terhadap pengunjuk rasa di AS.

( Baca juga: Soal Ekstradisi Buronan FBI, Polri Koordinasi dengan Interpol dan Dubes AS )

"Sebagai pembela hak asasi manusia terkemuka di dunia, kami menyerukan kepada semua pemerintah untuk menunjukkan tingkat transparansi dan akuntabilitas yang sama seperti yang dilakukan AS dan mitra demokrasi kami," kata Bremberg, seperti dilansir Reuters pada Rabu (17/6/2020).

"Kami tidak di atas pengawasan ketat; namun, setiap resolusi HRC mengenai topik ini yang menyebut nama negara harus inklusif, mencatat banyak negara di mana rasisme menjadi masalah," sambungnya,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved