Helikopter Pasukan Perdamaian PBB Jatuh di Kongo, 8 Tewas

Rabu, 30 Maret 2022 - 13:28 WIB
loading...
Helikopter Pasukan Perdamaian...
Helikopter pasukan perdamaian PBB jatuh di Kongo, 8 tewas. Foto/Ilustrasi
A A A
KINSHASA - Delapan anggota MONUSCO, misi penjaga perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo , tewas ketika helikopter mereka jatuh di dekat perbatasan dengan Rwanda pada Selasa (29/3/2022). Militer Kongo menuduh gerilyawan Gerakan 23 Maret menembak jatuh helikopter itu, namun dibantah oleh pemberontak.

MONUSCO mengatakan helikopter Pakistan dengan nomor ekor 810 sedang dalam penerbangan pengintaian di atas Tshanzu, di Provinsi Kivu Utara, dekat perbatasan dengan Rwanda dan Uganda. Helikopter itu jatuh pada hari Selasa di wilayah yang dikendalikan oleh pemberontak, yang dikenal sebagai M23, menurut sebuah pernyataan oleh juru bicara militer Kongo Jenderal Sylvain Ekenge.

Selain enam awak Pakistan, helikopter itu membawa Letnan Kolonel Rusia Alexey Mizyura dan Letnan Kolonel Serbia Dejan Stanojevic, keduanya bertugas di MONUSCO. Militer Pakistan mengatakan kedelapan orang itu tewas dalam kecelakaan tersebut, tetapi tidak merinci penyebabnya.



Wakil komandan MONUSCO Jenderal Benoit Chavanat mengumumkan pada Selasa pagi bahwa pasukan PBB tidak secara langsung terlibat dalam pertempuran melawan M23, tetapi bagian dari mandatnya adalah untuk “bertindak mendukung” militer Kongo untuk melindungi warga sipil seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (30/3/2022).

Daerah itu telah menjadi ajang pertempuran yang sedang berlangsung antara militer Kongo dan M23. Militan yang didukung Rwanda itu diperkirakan telah dikalahkan pada tahun 2013, dengan bantuan pasukan penjaga perdamaian PBB, tetapi bangkit kembali pada November tahun lalu. Militer Kongo menuduh Rwanda membantu M23 melakukan serangan di Kivu Utara selama akhir pekan.

Baca juga: Ukraina Tarik Pulang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dari Kongo
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved