8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia
Minggu, 21 Juni 2020 - 05:56 WIB
loading...
A
A
A
Garam telah lama menjadi komoditas berharga — ia digunakan untuk membumbui dan mengawetkan makanan, dan salah satunya digunakan sebagai antiseptik. Hanya saja garam adalah komoditas langka di jaman dahulu, sehingga daerah yang kaya akan mineral menjadi pusat perdagangan penting. (Baca juga: 6 Manfaat Garam untuk Kesehatan dan Kecantikan)
Dari sekian banyak rute, salah satu yang paling terkenal adalah Roman Via Salaria (Rute Garam), yang membentang dari Ostia, dekat Roma, melintasi Italia ke pantai Adriatik. Rute garam penting lainnya melintasi Eropa adalah Old Salt Road. Jalur ini membentang 62 mil dari Luneburg di Jerman utara, yang merupakan salah satu sumber garam paling berlimpah di Eropa utara, ke Lubeck di pantai Jerman utara.
7. Rute Pedagangan Trans Sahara
![8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia]()
Rute Perdagangan Trans-Sahara terbentang dari Afrika Utara ke Afrika Barat. Rute perdagangan ini pertama kali muncul pada abad keempat Masehi. Pada abad ke-11, karavan yang terdiri dari lebih dari 1.000 unta akan membawa barang melintasi Sahara. Emas, budak, garam, dan kain diperdagangkan di sepanjang rute, demikian pula benda-benda seperti bulu burung unta dan senjata Eropa.
Rute perdagangan ini berperan penting dalam penyebaran Islam dari Afrika Utara ke Afrika Barat, dan dengan Islam muncul pengetahuan, pendidikan, dan bahasa Arab. Rute perdagangan Trans-Sahara juga mendorong pengembangan sistem moneter dan pembangunan negara.
8. Jalur Timah (Route Tin)
![8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia]()
Dari Zaman Perunggu ke Zaman Besi, Rute Timah adalah arteri utama yang menyediakan permukiman awal akses ke bahan penting untuk pembuatan logam: timah. Tembaga harus dicampur dengan timah untuk membuat perunggu, suatu kemajuan yang terjadi di wilayah Timur sekitar 2800 SM.
Salah satu rute timah semacam itu berkembang pada milenium pertama SM. Itu membentang dari tambang timah di Cornwall di ujung barat daya Inggris, di atas laut ke Prancis, dan kemudian ke Yunani dan seterusnya.
Sumber: www.mentalfloss.com
Dari sekian banyak rute, salah satu yang paling terkenal adalah Roman Via Salaria (Rute Garam), yang membentang dari Ostia, dekat Roma, melintasi Italia ke pantai Adriatik. Rute garam penting lainnya melintasi Eropa adalah Old Salt Road. Jalur ini membentang 62 mil dari Luneburg di Jerman utara, yang merupakan salah satu sumber garam paling berlimpah di Eropa utara, ke Lubeck di pantai Jerman utara.
7. Rute Pedagangan Trans Sahara

Rute Perdagangan Trans-Sahara terbentang dari Afrika Utara ke Afrika Barat. Rute perdagangan ini pertama kali muncul pada abad keempat Masehi. Pada abad ke-11, karavan yang terdiri dari lebih dari 1.000 unta akan membawa barang melintasi Sahara. Emas, budak, garam, dan kain diperdagangkan di sepanjang rute, demikian pula benda-benda seperti bulu burung unta dan senjata Eropa.
Rute perdagangan ini berperan penting dalam penyebaran Islam dari Afrika Utara ke Afrika Barat, dan dengan Islam muncul pengetahuan, pendidikan, dan bahasa Arab. Rute perdagangan Trans-Sahara juga mendorong pengembangan sistem moneter dan pembangunan negara.
8. Jalur Timah (Route Tin)

Dari Zaman Perunggu ke Zaman Besi, Rute Timah adalah arteri utama yang menyediakan permukiman awal akses ke bahan penting untuk pembuatan logam: timah. Tembaga harus dicampur dengan timah untuk membuat perunggu, suatu kemajuan yang terjadi di wilayah Timur sekitar 2800 SM.
Salah satu rute timah semacam itu berkembang pada milenium pertama SM. Itu membentang dari tambang timah di Cornwall di ujung barat daya Inggris, di atas laut ke Prancis, dan kemudian ke Yunani dan seterusnya.
Sumber: www.mentalfloss.com
(poe)
Lihat Juga :