Taliban Larang Perempuan Lakukan Perjalanan dengan Pesawat Sendirian

Minggu, 27 Maret 2022 - 13:34 WIB
loading...
A A A
Sebuah badan amal Afghanistan bernama PenPath, yang menjalankan lusinan sekolah "rahasia" dengan ribuan sukarelawan, berencana untuk menggelar protes di seluruh negeri untuk menuntut Taliban membatalkan perintahnya, kata Matiullah Wesa, pendiri PenPath.

Pada hari Sabtu di Forum Doha 2022 di Qatar, Roya Mahboob, seorang pengusaha Afghanistan yang mendirikan tim robotika khusus perempuan di Afghanistan, diberikan Penghargaan Forum untuk pekerjaan dan komitmennya terhadap pendidikan anak perempuan.

Baca juga: Taliban Ingkar Janji, Tak Semua Kelas untuk Anak Perempuan Dibuka

Dalam sebuah wawancara setelah menerima penghargaan, Mahboob meminta banyak pemimpin global dan pembuat kebijakan yang menghadiri forum tersebut untuk menekan Taliban agar membuka sekolah bagi semua anak Afghanistan.

Tim robotika melarikan diri dari Afghanistan ketika Taliban kembali berkuasa tetapi Mahboob mengatakan dia masih berharap pusat sains dan teknologi yang dia harapkan dibangun di Afghanistan untuk anak perempuan masih bisa dibangun.

"Saya berharap komunitas internasional, komunitas Muslim (tidak) melupakan Afghanistan dan tidak (akan) meninggalkan kami," harapnya.

"Afghanistan adalah negara miskin. Tidak memiliki sumber daya yang cukup. Dan jika Anda mengambil (menghilangkan) pengetahuan kami, saya tidak tahu apa yang akan terjadi," pungkasnya.

Baca juga: Resmi, Taliban Larang Bendera Nasional Afghanistan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved