FSB Rusia Tangkap Mata-mata Ukraina The Baby di Moskow

Sabtu, 26 Maret 2022 - 08:06 WIB
loading...
FSB Rusia Tangkap Mata-mata...
Para agen FSB Rusia menangkap mata-mata Ukraina dengan nama samaran The Baby di Moskow. Foto/The Telegraph
A A A
MOSKOW - Unit kontra-intelijen Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia telah menangkap seorang mata-mata Ukraina di Moskow dengan nama sandi "The Baby". Misi mata-mata itu adalah mengekspos aktivis dan jurnalis pro dan oposisi Kremlin.

Penangkapan itu penting karena merupakan salah satu yang pertama oleh FSB terhadap seorang mata-mata Ukraina sejak dimulainya perang pada 24 Februari.

Mata-mata tersebut mengaku berkewarganegaraan Ukraina.

Kremlin sebelumnya telah memerintahkan dinas intelijennya dan polisi untuk meningkatkan upayanya untuk menangkap "pengkhianat" dan mata-mata musuh saat perang di Ukraina berakhir menjadi kampanye yang jauh lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

“Saat mencoba mendapatkan data tentang personel militer yang berpartisipasi dalam operasi khusus Kementerian Pertahanan Federasi Rusia di Ukraina, tersangka ditahan di kota Moskow,” kata FSB dalam siaran pers, seperti dikutip The Telegraph, Sabtu (26/3/2022).

Baca juga: Terungkap, Putin Kerahkan Beberapa Kapal Selam Rudal ke Atlantik Utara saat Nuklirnya Siaga Tinggi

Kemudian, sebuah video muncul di surat kabar pro-Kremlin; Izvestia, dengan apa yang tampak sebagai penangkapan dan kemudian interogasi terhadap sosok "The Baby".

Video dimulai dengan tiga petugas FSB dengan kasar memborgol seorang pria berjanggut yang tergeletak di jalan Moskow yang bersalju.

Petugas FSB lainnya berjalan ke arah pria tersebut, menarik kepalanya dengan kasar ke arah kamera dan menuntut untuk mengetahui kewarganegaraannya.

"Ukraina," jawab pria itu.

Video kemudian menggambarkan sebuah ruangan kosong dan berfokus pada pria kurus, yang memiliki luka di sisi mata kanannya. Dia mencondongkan tubuh ke depan dan menjawab pertanyaan interogatornya.

"Nama samaran apa yang diberikan kepadamu?" kata interogator.

"The Baby," jawab pria itu.

"Dan tugas khusus apa lagi yang kamu diskusikan dengan anggota Dinas Keamanan Ukraina?"

"Pencarian informasi tentang...jurnalis oposisi saat ini di wilayah Federasi Rusia," jawabnya.

Video berlanjut selama satu menit atau lebih dengan "The Baby" memberikan beberapa detail yang lebih kabur tentang operasinya di Rusia.

Tidak jelas mengapa video itu muncul di situs Izvestia tetapi FSB selama ini jarang tampil ke publik sejak awal perang di Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan oleh media-media Barat telah menyalahkan FSB karena memasoknya dengan intelijen yang menyesatkannya dengan berpikir bahwa tentara Rusia akan disambut di Ukraina sebagai pembebas dan bahwa pemerintah Kyiv akan jatuh dalam beberapa hari.

Sebaliknya, invasi telah berkembang menjadi perang gesekan dengan Rusia yang memakan banyak korban.

Pada pertengahan Maret, FSB diperintahkan untuk menangkap dua komandan paling seniornya yang bertanggung jawab atas operasi intelijen yang berfokus pada negara-negara satelit bekas Soviet.

FSB juga pada hari Jumat mengumumkan penangkapan seorang pria lain di kota Khabarovsk, Rusia, yang mereka katakan telah melakukan kontak dengan pasukan Ukraina dan berusaha untuk menjual informasi kepada musuh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved