Corong Rusia: Perang Nuklir Universal Jika Pasukan NATO Masuk Ukraina!

Jum'at, 25 Maret 2022 - 14:34 WIB
loading...
A A A
“Waktunya telah tiba bagi kepemimpinan kami untuk mengatakan dengan sangat jelas, ‘Ini adalah perbatasan,'” katanya kepada Channel 1.

“Dan jangan berani-beraninya kalian orang Polandia menyodok ke sini, bahkan 10 meter. Anda akan segera terkena serangan dengan seluruh kekuatan [rudal jelajah] Kalibr kami.”

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan awal pekan ini bahwa Rusia hanya akan menggunakan senjata nuklir dalam menghadapi ancaman eksistensial.

Namun dia memperingatkan pengerahan pasukan penjaga perdamaian Barat ke Ukraina akan sangat gegabah dan sangat berbahaya.

“Setiap kemungkinan kontak antara personel militer kami dan personel militer NATO dapat menyebabkan konsekuensi yang cukup dapat dipahami yang akan sulit untuk diperbaiki,” katanya kepada CNN International.

Itu terjadi ketika semakin banyak ahli memperingatkan bahwa pemimpin Rusia sedang disudutkan, meningkatkan kemungkinan senjata nuklir dikerahkan.

Mantan analis intelijen Dr David Wright-Neville mengatakan kepada 3AW pada hari Kamis bahwa invasi Ukraina tidak berjalan dengan baik dan Putin "mengecam".

Rusia telah menderita kerugian besar di Ukraina, di mana negara-negara Barat memperkirakan 7000 hingga 14.000 tentaranya tewas dan 30.000 hingga 40.000 lainnya terluka atau ditangkap.

“Kami mencapai titik di mana kira-kira sekitar 9 hingga 10 persen,” kata Dr Wright-Neville kepada pembawa acara 3AW, Neil Mitchell.

“Itulah titik kritis di mana mereka tidak bisa lagi benar-benar melakukan fungsi yang mereka atur, jadi dia menggunakan rudal. Dia menembakkan sekitar 1.200 rudal selama 28 hari terakhir. Nah Anda bisa menembak mereka lebih cepat daripada Anda bisa membangunnya. Pada titik tertentu dia akan kehabisan tenaga dan dia akan menyerang.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved