AS Diam-diam Siapkan Skenario Jika Putin Gunakan Bom Nuklir Terkuat Rusia

Kamis, 24 Maret 2022 - 11:57 WIB
loading...
A A A
Tim Harimau saat ini dibentuk dalam sebuah memo yang ditandatangani oleh Jake Sullivan, Penasihat Keamanan Nasional Biden, pada 28 Februari, empat hari setelah invasi dimulai. Hal itu disampaikan beberapa pejabat yang terlibat dalam proses tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim.

Beberapa pejabat dari tim itu sebelumnya telah bekerja selama berbulan-bulan, di belakang layar, untuk mempersiapkan pemerintah AS menghadapi kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina.

Tim Harimau itu memainkan peran sentral dalam merancang pedoman sanksi yang dalam, penumpukan pasukan di negara-negara NATO dan mempersenjatai militer Ukraina, yang telah mengeksploitasi kelemahan Rusia dan menempatkan pemerintah dan ekonominya di bawah tekanan luar biasa.

Stoltenberg, terdengar jauh lebih hawkish daripada di masa lalu, mengatakan dia mengharapkan "sekutu akan setuju untuk memberikan dukungan tambahan, termasuk bantuan dan peralatan keamanan siber untuk membantu Ukraina melindungi dari ancaman kimia, biologi, radiologis dan nuklir."

Baca juga: Rusia Siap Gunakan Senjata Nuklir, Ini Reaksi Bos NATO

Saat Biden terbang ke Eropa pada hari Rabu, dia dan Stoltenberg memperingatkan semakin banyak bukti bahwa Rusia sebenarnya bersiap untuk menggunakan senjata kimia di Ukraina.

Ini adalah pertanyaan yang belum pernah dihadapi Eropa sejak kedalaman Perang Dingin, ketika NATO memiliki anggota yang jauh lebih sedikit, dan Eropa Barat khawatir tentang serangan Soviet yang menuju ke Jerman.

Tetapi hanya sedikit dari para pemimpin yang akan bertemu di Brussels pada hari Kamis yang pernah harus berurusan dengan skenario itu--dan banyak yang tidak pernah berpikir tentang pencegahan nuklir atau efek dari ledakan senjata nuklir di medan perang, yang dirancang untuk menjadi kurang kuat daripada yang menghancurkan Hiroshima.

Ketakutannya adalah bahwa Rusia lebih cenderung menggunakan senjata-senjata itu, justru karena mereka mengikis perbedaan antara senjata konvensional dan nuklir.

Senator Jack Reed, seorang politisi Partai Demokrat asal Rhode Island, yang mengepalai Komite Angkatan Bersenjata, mengatakan pada hari Rabu bahwa jika Putin menggunakan senjata pemusnah massal—kimia, biologi atau nuklir—akan ada konsekuensinya bahkan jika penggunaan senjata itu terbatas pada Ukraina.

Reed mengatakan radiasi dari senjata nuklir, misalnya, dapat menyebar ke negara tetangga NATO dan dianggap sebagai serangan terhadap anggota NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved