Steroid Murah Ini Bisa Selamatkan Nyawa Pasien Covid-19

Rabu, 17 Juni 2020 - 06:31 WIB
loading...
Steroid Murah Ini Bisa...
Dexamethasone disebut mampu mengurangi tingkat kematian akibat Covid-19 hingga sepertiga. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Peneliti Inggris mengatakan steroid yang disebut dexamethasone dapat mengurangi kematian di antara pasien Covid-19 yang paling parah hingga sepertiganya. Penemuan ini muncul setelah lembaga medis menolak hydroxychloroquine sebagai pengobatan potensial.

Dexamethasone adalah obat steroid dosis rendah dan bagian dari percobaan terbesar di dunia untuk mengetahui apakah mereka dapat bekerja untuk virus Corona .

Obat ini sudah digunakan untuk mengurangi peradangan pada berbagai kondisi kesehatan yang lain. Namun tampaknya, obat ini juga dapat membantu menghentikan beberapa kerusakan yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menjadi overdrive ketika mencoba untuk melawan virus Corona.

Reaksi berlebihan ini, badai sitokin, bisa mematikan.

Dalam uji coba, yang dipimpin oleh tim dari Universitas Oxford, sekitar 2.000 pasien rumah sakit diberikan dexamethasone dan dibandingkan dengan lebih dari 4.000 yang tidak.

Hasilnya, untuk pasien yang menggunakan ventilator, obat tersebut mampu mengurangi risiko kematian dari 40% menjadi 28%. Sementara untuk pasien yang membutuhkan oksigen, dexamethasone mengurangi risiko kematian dari 25% menjadi 20%.

"Ini adalah satu-satunya obat sejauh ini yang telah terbukti mengurangi angka kematian - dan itu mengurangi secara signifikan. Ini adalah terobosan besar," kata kepala peneliti Prof Peter Horby seperti dikutip dari BBC, Rabu (17/6/2020).

Peneliti utama, Prof Martin Landray mengatakan temuan ini menyarankan satu nyawa bisa diselamatkan untuk setiap delapan pasien dengan ventilator dan setiap 20-25 pasien yang dirawat dengan oksigen.

"Ada manfaat yang jelas, jelas," katanya.

"Pengobatannya hingga 10 hari dexamethasone dan biayanya sekitar £ 5 per pasien. Jadi pada dasarnya harganya £ 35 untuk menyelamatkan hidup," ia menambahkan.

"Ini adalah obat yang tersedia secara global," ujarnya.

"Bila sesuai, pasien rumah sakit sekarang harus diberikan tanpa penundaan," sambung Landray.

Namun, orang-orang tidak boleh keluar dan membelinya untuk dibawa pulang. Dexamethasone tampaknya tidak membantu orang dengan gejala virus Corona ringan yang tidak membutuhkan alat bantu pernapasan.

Penemuan ini adalah terobosan besar dalam perang melawan virus mematikan tersebut dan bisa sangat bermanfaat di negara-negara miskin dengan jumlah pasien Covid-19 yang tinggi.

Perdana Menteri Boris Johnson merayakan prestasi ilmiah Inggris yang luar biasa itu.

"Kami telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kami memiliki cukup persediaan, bahkan jika terjadi puncak kedua," katanya.

Uji coba penyembuhan, yang berjalan sejak Maret, juga mengamati obat malaria hidroksiroklorokuin, yang kemudian dibuang di tengah kekhawatiran akan meningkatkan kematian dan masalah jantung.

Sementara itu, obat antivirus remdesivir yang tampaknya mempersingkat waktu pemulihan untuk orang dengan coronavirus, sudah tersedia di NHS.

Pemerintah Inggris memiliki 200.000 jenis obat dalam persediaannya dan mengatakan NHS akan membuat dexamethasone tersedia untuk pasien.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved