Negara Kedua Hendak Gempur Ukraina, Siap Tampung Bom Nukir Rusia

Selasa, 22 Maret 2022 - 08:53 WIB
loading...
A A A
Menurut sumber-sumber tersebut, unit-unit yang berpartisipasi dalam serangan Rusia yang berbeda di seluruh Ukraina telah gagal terhubung. Pada kenyataannya, mereka terlihat bertindak secara independen tanpa desain operasional yang menyeluruh.

“Pasukan Rusia juga tampaknya memiliki masalah komunikasi yang signifikan. Tentara dan komandan kadang-kadang menggunakan telepon seluler komersial dan saluran tidak aman lainnya untuk berbicara satu sama lain," lanjut para pejabat pertahanan AS.

Beberapa waktu yang lalu, penyiar CNN, Pamela Brown, mewawancarai mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO James Stavridis, yang mengatakan; "Itu adalah jenderal yang buruk untuk melakukan operasi nasional yang besar tanpa seorang komandan kesatuan".

“Ini menciptakan kebingungan yang nyata. Itu adalah bagian dari mengapa mereka terhenti," katanya merujuk pada gerak invasi Rusia yang macet.

Pensiunan Jenderal Australia, Mick Ryan, dengan singkat mengatakan kepada news.com.au: “Jika ada seorang komandan senior Ukraina-Rusia, dia telah tampil sangat buruk. Jika tidak ada, Rusia mungkin lebih tidak kompeten dari yang kita duga.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved