Pelapor HAM PBB Desak Korut Buka Pintu bagi Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 22 Maret 2022 - 01:30 WIB
loading...
A A A
Baca: Minggu Siang, Korea Utara Luncurkan 4 Roket dalam Satu Jam

Quintana pun mendesak Korut untuk "secara bertahap membuka perbatasannya dan segera mengizinkan kembalinya badan-badan PBB, organisasi internasional lainnya dan komunitas diplomatik, dan untuk kegiatan ekonomi dan pergerakan orang".

Korut sendiri tidak mengakui mandat Quintana sebagai pelapor khusus PBB untuk hak asasi manusia di DPRK atau mengizinkannya berkunjung ke wiayah Korut. Delegasinya tidak mengambil posisi selama debat.

“Upaya diplomatik yang bertujuan membuat Pyongyang meninggalkan senjata nuklir juga harus fokus pada masalah hak yang sudah berlangsung lama,” kata Quintana. Ini termasuk kebutuhan untuk membebaskan orang-orang yang ditahan dalam sistem "kwanliso" atau kamp penjara politik yang katanya merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan - tuduhan yang telah ditolak Pyongyang.

Quintana mencatat bahwa Korut telah mengalokasikan 15,9 persen dari anggaran nasionalnya untuk pertahanan. “Pemerintah memiliki kewajiban untuk memprioritaskan hak atas pangan yang memadai ketika mengalokasikan sumber daya negara," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Netralitas Jokowi Dipertanyakan...
Netralitas Jokowi Dipertanyakan di Sidang Komite HAM PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved