Jepang Desak India Kecam Rusia

Minggu, 20 Maret 2022 - 21:53 WIB
loading...
A A A
Dia malah berbicara tentang penguatan lebih lanjut kemitraan India-Jepang untuk mendorong perdamaian, kemakmuran dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik serta di tingkat global.

Baca juga: Komandan Pasukan Terjun Payung Rusia yang Ditakuti Tewas dalam Perang Ukraina

Sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pembicaraan itu menyuarakan keprihatinan serius tentang konflik yang sedang berlangsung dan krisis kemanusiaan di Ukraina, serta mendesak penghentian segera kekerasan tanpa mengecam Rusia.

India telah mendapat tekanan Barat yang meningkat untuk menjauhkan diri dari Moskow dan memutuskan hubungan ekonominya, setelah memilih abstain dari resolusi Majelis Umum PBB yang mengutuk aksi militer Rusia di Ukraina. India memilih untuk tetap netral bersama China, Pakistan, Afrika Selatan, dan 30 negara lain.

India juga menghadapi kritik karena membeli minyak Rusia, yang tersedia dengan harga diskon saat beberapa negara menghindarinya karena takut akan sanksi dari Amerika Serikat (AS). Pemerintah India, bagaimanapun, dilaporkan telah mengadopsi pendekatan pragmatis dan "menjelajahi semua kemungkinan" untuk memastikan keamanan energi negara itu sendiri.

Baca juga: 6 Negara yang Tuduh Putin Penjahat Perang di Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Berita Terkini
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved