Dibayangi Kapal Perang AS, Kapal Induk China Berlayar Lewati Selat Taiwan

Jum'at, 18 Maret 2022 - 16:37 WIB
loading...
Dibayangi Kapal Perang...
Kapal induk China Shandong berlayar melewati selat Taiwan jelang pembicaraan Presiden AS Joe Biden dengan Presiden Xi Jinping. Foto/popularmechanics
A A A
TAIPEI - Kapal induk China Shandong berlayar melalui Selat Taiwan yang sensitif pada Jumat (18/3/2022), dibayangi oleh kapal perusak Amerika Serikat (AS). Hal itu diungkapkan sumber di Taiwan yang mengetahui langsung masalah tersebut, hanya beberapa jam sebelum Presiden China dan AS dijadwalkan untuk melakukan pembicaraan.

Sumber itu, yang tidak berwenang untuk berbicara kepada media dan berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa kapal induk China Shandong berlayar dekat dengan pulau Kinmen yang dikuasai Taiwan, yang terletak tepat di seberang kota Xiamen di China, dan dibayangi oleh kapal perang AS.

"Sekitar pukul 10.30 pagi, CV-17 muncul sekitar 30 mil laut di barat daya Kinmen, dan difoto oleh seorang penumpang dalam penerbangan sipil," kata sumber tersebut, merujuk pada nomor dinas resmi Shandong seperti dilansir dari Channel News Asia.

Sumber itu menambahkan sebuah kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke milik AS, USS Ralph Johnson, membayangi kapal induk yang tidak memiliki pesawat di deknya dan berlayar ke utara melalui selat itu.

"Taiwan juga mengirim kapal perang untuk mengawasi situasi," kata sumber itu.

Terkait hal ini Kementerian Pertahanan Taiwan menolak untuk berkomentar. Sedanglan Kementerian Pertahanan China dan Angkatan Laut AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca juga: Unjuk Kekuatan, Taiwan Gelar Latihan Militer Dekat Daratan China

Pelayaran itu terjadi sekitar 12 jam sebelum Presiden AS Joe Biden dijadwalkan berbicara dengan mitranya dari China, Xi Jinping .

Sumber itu menggambarkan waktu gerakan Shandong yang begitu dekat dengan seruan itu sebagai aksi "provokatif".

China mengatakan Taiwan adalah masalah paling sensitif dan penting dalam hubungannya dengan Amerika Serikat. Washington sendiri tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taipei, tetapi merupakan pendukung internasional terpenting dan pemasok senjata bagi Taiwan.

Baca juga: China: Standar Ganda, Menyamakan Taiwan dengan Krisis Ukraina

China mengklaim Taiwan yang memerintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, dan selama dua tahun terakhir meningkatkan aktivitas militernya di dekat pulau itu untuk menegaskan klaim kedaulatannya, yang mengkhawatirkan Taipei dan Washington.

Shandong adalah kapal induk terbaru China, yang ditugaskan pada 2019.

Satu-satunya kapal induk China lainnya, Liaoning, sebagian besar digunakan untuk tujuan pelatihan.

Baca juga: Delegasi AS Sambangi Taiwan, China: Washington Akan Membayar Harga yang Mahal
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved