Jawab Permintaan Zelensky, Biden Umumkan Bantuan Rp11,4 Triliun

Kamis, 17 Maret 2022 - 03:21 WIB
loading...
Jawab Permintaan Zelensky,...
Presiden AS Joe Biden menandatangani bantuan senjata kepada Ukraina. Foto/Al Arabiya
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan bahwa ia menyetujui tambahan bantuan keamanan sebesar USD800 juta atau sekitar Rp11,4 triliun kepada Ukraina , termasuk sistem anti-pesawat dan drone.

“Amerika memimpin upaya ini bersama dengan sekutu dan mitra kami yang menyediakan tingkat keamanan dan bantuan kemanusiaan yang sangat besar yang kami tambahkan hari ini,” kata Biden dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dilansir dari Al Arabiya, Kamis (17/3/2022).

Tampak Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Wakil Menteri Pertahanan Kathleen Hicks dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley berdiri di belakangnya.



“Kami akan terus berbuat lebih banyak dalam beberapa hari dan minggu ke depan. Kami melumpuhkan ekonomi Putin dengan sanksi hukuman, itu hanya akan semakin menyakitkan dari waktu ke waktu," tambah Biden.

Dia mengatakan bahwa prinsip-prinsip yang diperjuangkan AS dan PBB “dipertaruhkan.”

“Ini tentang kebebasan. Ini tentang hak orang untuk menentukan masa depan mereka sendiri. Ini tentang memastikan Ukraina tidak akan pernah menjadi kemenangan bagi Putin, tidak peduli kemajuan apa yang dia buat di medan perang,” ujarnya.

Baca juga: Terus Digempur Rusia, AS Beri Bantuan Senjata Rp2,8 Triliun ke Ukraina

Dalam perincian yang jarang tentang jenis senjata apa yang diberikan, Biden menyebutkan bantuan senjata baru itu: 800 sistem anti-pesawat, 9.000 sistem anti-kendaraan lapis baja, 7.000 senjata kecil, serta 20 juta amunisi dan drone.

Biden berbicara beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak anggota parlemen Amerika untuk berbuat lebih banyak untuk melindungi negaranya dari invasi Rusia selama pidato virtual di Kongres.

Zelensky memohon para pejabat AS untuk mengeluarkan zona larangan terbang di atas Ukraina sementara dia meminta lebih banyak jet tempur dan sistem pertahanan untuk menangkis invasi Rusia , yang telah meluas ke minggu ketiga.

Baca juga: Ingatkan Tragedi WTC dan Pearl Harbour, Zelensky kepada AS: Kami Membutuhkan Anda
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved