Terbaik di Kelasnya, Tank Canggih Buatan Indonesia-Turki Selesai Produksi Perdana

Rabu, 16 Maret 2022 - 23:47 WIB
loading...
Terbaik di Kelasnya,...
Peresmian 10 unit produksi pertama tank kelas medium Harimau atau Kaplan di pabrik FNSS di Ankara, Turki. Foto/KBRI Ankara
A A A
ANKARA - Tank kelas medium Harimau hasil kerja sama pemerintah Indonesia - Turki tahap pertama selesai diproduksi, Rabu (16/3/2022). Peresmian 10 unit produksi pertama tersebut dilaksanakan di pabrik FNSS di Ankara, Turki, dihadiri oleh Ketua Presidensi Industri Pertahanan Turki Prof. Ismail Demir, Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Kepala Staff Angkatan Darat Letjen TNI Agus Subiyanto dan sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat lainnya serta manajemen PT. Pindad .

Direncanakan pada tahap awal, tank canggih ini akan diproduksi 18 unit untuk TNI AD, di mana 10 unit telah diproduksi di pabrik FNSS di Ankara, Turki, dan 8 unit sedang dalam tahap produksi di pabrik PT. Pindad, Bandung.

Tank kelas medium yang kerjasamanya mulai digagas pada tahun 2010 ini sepenuhnya didesain dan dikembangkan oleh dua perusahaan industri kendaraan lapis baja terbaik di Indonesia dan Turki, yaitu FNSS (Turki) dan PT. Pindad. Setelah tahap desain dan pengembangan selesai, produksi bersama dimulai secara resmi pada tahun 2019.



“Keberhasilan kerja sama pengembangan dan produksi ini membuktikan keunggulan teknologi Indonesia dan Turki dalam memproduksi kendaraan lapis baja. Kita pantas berharap bahwa kerjasama yang sudah kuat terbangun diantara kedua negara akan semakin kuat di masa mendatang”, ujar Wakasad, Agus Subiyanto, saat memberikan sambutan dalam rilis.

Tank yang dalam versi Turkinya diberi nama Kaplan ini merupakan tank terbaik di kelasnya di dunia saat ini. Arsitektur tank ini didesain dengan sejumlah keunikan, meskipun memiliki sistem proteksi paling baik dan berat optimal namun tenaga penggeraknya paling besar dikelasnya sehingga lebih lincah di medan tempur dibandingkan produk sejenis lainnya.

Tank ini juga terhitung generasi baru karena menggunakan sistem persenjataan, sistem elektronik dan sistem kontrol yang terbaru dibanding tank sekelas yang ada saat ini. Desain interiornya dibuat sedemikian rupa untuk kenyamanan dan keamanan maksimal awak tank. Jenis tank ini dianggap paling sesuai dengan kebutuhan medan tempur di Indonesia.

Sebelum diproduksi secara massal, prototipe tank telah menjalani sejumlah ujian yang sangat berat. Mulai dari uji tembak, uji balistik, uji medan di Indonesia dan Turki hingga uji ledakan ranjau. Seluruh tahap ujian dilewati dengan hasil sangat memuaskan dan berhasil mendapatkan sertifikat, baik dari Angkatan Bersenjata Turki maupun TNI.

Baca juga: Tank Kaplan Pertama Indonesia Dikirim dari Turki, Punya Banyak Kehebatan

Tank ini juga merupakan tank pertama produksi Indonesia yang sepenuhnya sudah memenuhi standar NATO.

“Ini adalah model kerja sama industri pertahanan yang ideal antara Indonesia dan Turki. Kerja sama dilakukan mulai dari tahap desain dan pengembangan hingga produksi bersama, sehingga benar-benar mengakomodir kebutuhan spesifik di Indonesia. Pemerintah Indonesia mendorong untuk mengembangkan model serupa ke jenis persenjataan lainnya guna memenuhi Kebutuhan Pokok Minimum (minimum essential force) TNI," ujar Dubes Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, mengomentari peresmian tersebut.

Saat ditanya berapa persen muatan lokal yang terkandung dalam tank ini melalui pesan singkat, Iqbal menjelaskan tank Kaplan didesain dan dikembangkan bersama Indonesia-Turki.

"Jadi kalau dihitung muatannya, akan selalu ada muatan teknologi Indonesia disitu. Selain itu produksi komponen-komponennya juga dibagi. Jadi kalaupun produksi di Turki selalu ada komponen Indonesia dan yang diproduksi Indonesia selalu ada komponen Turki. Ada kesepakatan market share juga. Asia Pasifik pasarnya Indonesia. Jadi pesanan dari manapun melalui siapapun akan selalu ada muatan Indonesia dan Turki," paparnya.

Baca juga: Spesifikasi Tank MBT Altay Buatan Turki, Usung Teknologi Canggih untuk Perang

Saat ditanya lebih jauh untuk muatan teknologi Indonesia, Iqbal menjawab: "Sebagian body parts dan ballistic protection Pindad kontribusi."

Untuk diketahui, FNSS adalah salah satu industri kendaraan militer dan lapis baja terbaik di dunia saat ini. Produknya sudah digunakan di sejumlah negara NATO, Timur Tengah dan Asia Pasifik.

Kerja sama pertahanan dan industri pertahanan Indonesia-Turki mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Menteri Pertahanan, Prabowo Subiyanto, sudah beberapa kali melakukan kunjungan ke Turki dalam kurun waktu 2 tahun terakhir guna menjajaki sejumlah kerja sama industri pertahanan, baik untuk pemenuhan kebutuhan matra darat, laut dan udara.

Kedua negara juga telah menyelesaikan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang diharapkan dapat ditandatangani dalam waktu dekat.

Baca juga: K2 Black Panther, Tank Gahar Termahal di Dunia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved