Tantang Putin Bertarung, Pemimpin Chechnya Kadyrov Sarankan Musk Ganti Nama Elona

Rabu, 16 Maret 2022 - 09:40 WIB
loading...
Tantang Putin Bertarung,...
Pengguna Twitter membuat meme Elon Musk berganti nama Elona Musk. Foto/@greg16676935420/twitter
A A A
MOSKOW - Kremlin belum menanggapi tantangan "pertempuran tunggal" Elon Musk pada Presiden Rusia Vladimir Putin atas Ukraina.

Meski demikian, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyarankan pendiri Tesla dan SpaceX itu terlebih dulu harus mengubah namanya menjadi "Elona".

Orang terkaya di dunia men-tweet tantangan kepada Putin pada Senin, dengan Ukraina sebagai taruhannya.



Kadyrov memposting di akun Telegramnya pada Selasa, menasihati "Elona" Musk untuk tidak berurusan dengan Pemimpin Rusia yang mungkin 19 tahun lebih tua tetapi memiliki pengalaman seni bela diri yang luas.

Baca juga: Selamat Tinggal Petrodolar? Arab Saudi Terima Yuan China untuk Pembelian Minyak

“Kategori bobotnya terlalu berbeda. Musk adalah seorang pengusaha dan blogger twitter, Putin adalah politisi dunia, ahli strategi, dan momok Barat dan Amerika Serikat,” ujar Kadyrov.

Baca juga: Ukraina Kecam Langkah Tak Bersahabat Israel terhadap Warganya

“Vladimir Vladimirovich akan terlihat tidak sportif ketika dia mengalahkan lawan yang lebih lemah,” ujar Kadyrov.

Baca juga: Inggris Akan Minta Arab Saudi Kutuk Invasi Rusia terhadap Ukraina

Kadyrov menawarkan Musk berlatih di tiga tempat Chechnya yang terkenal dengan para juara terkenal, untuk mengubah “Elona yang lembut menjadi Elon yang brutal.”

Musk memposting tangkapan layar pesan Kadyrov dan terjemahan mesin, bersama dengan balasan.

“Terima kasih atas tawarannya, tetapi pelatihan yang luar biasa seperti itu akan memberi saya terlalu banyak keuntungan,” ujar Musk.

“Jika dia takut untuk bertarung, saya akan setuju menggunakan hanya tangan kiri saya dan saya bahkan tidak kidal,” papar Musk.

Dia menandatanganinya "Elona," dan bahkan mengubah nama Twitter-nya untuk mencerminkan nama baru.

Putin terkenal tidak mengikuti media sosial apa pun, dan Kremlin tidak menghargai tantangan Musk dengan tanggapan resmi.

Itu tidak menghentikan Kadyrov, atau kepala Roscosmos Dmitry Rogozin sebelumnya, untuk terlibat dengan raja SpaceX.

Rogozin menulis tweet pada Musk pada Senin, dalam bahasa Rusia, mengutip ayat-ayat penyair terkenal Alexander Pushkin tentang seorang petani pintar yang mengecoh setan.

“Saya melihat Anda adalah negosiator yang tangguh! Oke, Anda bisa mendapatkan 10% lebih banyak uang bayar per tampilan," balas Musk, disertai gambar Putin mengendarai beruang dan dirinya sendiri memegang penyembur api, dengan judul "Pilih pejuang Anda."

“Dia bahkan bisa membawa beruangnya,” tambah Musk, bersama dengan kutipan, sekali lagi, dalam bahasa Rusia, dari “Idiot” oleh Fyodor Dostoevsky.

Pemerintah di Kiev sebelumnya telah meminta bantuan Musk dalam konflik dengan Rusia, yang ditanggapinya dengan mengirimkan satelit Starlink.

Namun, Musk menolak memblokir situs Rusia di jaringan Starlink, dengan mengatakan dia hanya akan melakukannya "dengan todongan senjata" karena dia adalah seorang absolutis kebebasan berbicara.

Mengacu pada itu dalam pesan lain pada Selasa, Kadyrov mengatakan dia "dengan tulus menghargai" orang-orang dengan "keinginan yang tak tergoyahkan" seperti Musk, semua bercanda.

“Menghormati karakter dan tidak adanya standar ganda,” kata pemimpin Chechnya, menambahkan “Saya masih berharap Anda bercanda tentang presiden saya.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved