Model Cantik Rusia Jadi Mayat di Dalam Koper setelah Sebut Putin Psikopat
Rabu, 16 Maret 2022 - 00:36 WIB
loading...
A
A
A
Tersangka terus mem-posting gambar dan pesan di akun media sosial korban untuk membuat teman-teman korban percaya bahwa sang model masih hidup. Itu merupakan pengakuannya kepada detektif.
Seorang teman laki-laki korban bernama Evgeniy Foster—seorang blogger di Kharkiv, kota Ukraina yang saat ini dinvasi pasukan Rusia—menjadi curiga setelah menemukan seorang teman di Moskow untuk mengajukan kasus orang hilang, memicu pencarian yang akhirnya menemukan jasad korban.
Sebuah video dari Komite Investigasi Rusia menunjukkan Korovin diduga mendemonstrasikan bagaimana dia membunuh model tersebut, dan membuat pengakuan penuh.
Posting kritik terbaru sang model tentang Putin dibuat pada Januari 2021, sebulan sebelum dia dibunuh. Kritik itu tidak terlihat terkait dengan kematiannya, tetapi menjadi sorotan media setelah Rusia sekarang menginvasi Ukraina.
Saat masih hidup, dia prihatin atas tindakan keras pasukan Rusia terhadap protes dan apa yang dia lihat sebagai keinginan untuk membentuk Rusia yang lebih besar.
“Mengingat fakta bahwa Putin mengalami banyak penghinaan di masa kanak-kanak, dia tidak bisa membela dirinya sendiri karena bentuk fisiknya [kecil], tidak mengherankan bahwa dia pergi setelah sekolah hukum dan bergabung dengan KGB,” bunyi postingnya sebulan sebelum dia dibunuh.
“Orang-orang seperti itu pemalu dan takut sejak kecil, takut kebisingan dan kegelapan, orang asing, sehingga sifat-sifat seperti hati-hati, menahan diri, dan kurangnya komunikasi dikembangkan sejak awal dalam karakter mereka," lanjut dia.
Seorang teman laki-laki korban bernama Evgeniy Foster—seorang blogger di Kharkiv, kota Ukraina yang saat ini dinvasi pasukan Rusia—menjadi curiga setelah menemukan seorang teman di Moskow untuk mengajukan kasus orang hilang, memicu pencarian yang akhirnya menemukan jasad korban.
Sebuah video dari Komite Investigasi Rusia menunjukkan Korovin diduga mendemonstrasikan bagaimana dia membunuh model tersebut, dan membuat pengakuan penuh.
Posting kritik terbaru sang model tentang Putin dibuat pada Januari 2021, sebulan sebelum dia dibunuh. Kritik itu tidak terlihat terkait dengan kematiannya, tetapi menjadi sorotan media setelah Rusia sekarang menginvasi Ukraina.
Saat masih hidup, dia prihatin atas tindakan keras pasukan Rusia terhadap protes dan apa yang dia lihat sebagai keinginan untuk membentuk Rusia yang lebih besar.
“Mengingat fakta bahwa Putin mengalami banyak penghinaan di masa kanak-kanak, dia tidak bisa membela dirinya sendiri karena bentuk fisiknya [kecil], tidak mengherankan bahwa dia pergi setelah sekolah hukum dan bergabung dengan KGB,” bunyi postingnya sebulan sebelum dia dibunuh.
“Orang-orang seperti itu pemalu dan takut sejak kecil, takut kebisingan dan kegelapan, orang asing, sehingga sifat-sifat seperti hati-hati, menahan diri, dan kurangnya komunikasi dikembangkan sejak awal dalam karakter mereka," lanjut dia.
Lihat Juga :