AS Dilaporkan Berburu S-300 Uni Soviet untuk Dikirim ke Ukraina

Selasa, 15 Maret 2022 - 21:52 WIB
loading...
AS Dilaporkan Berburu...
AS dilaporkan berburu S-300 Soviet untuk dikirim ke Ukraina. Foto/missilesthreat.csis.org
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tengah bekerja untuk mengidentifikasi negara mana yang memiliki akses ke sistem pertahanan udara S-300 buatan Uni Soviet dan melakukan brainstorming bagaimana mereka dapat dikirim ke Ukraina .

Demikian laporan kantor berita AS, CNN, mengutip seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut yang dikutip Sputnik, Selasa (15/3/2022).

Sumber itu lebih lanjut menunjukkan bahwa Washington tidak yakin pada saat di mana mereka akan mendapatkan rudal yang digunakan oleh S-300. Sistem pertahanan rudal ini yang terakhir hanya diproduksi oleh perusahaan pertahanan Rusia .



Pemerintahan Biden telah menghadapi permintaan dari Kongres untuk mengirimkan berbagai peralatan militer berat buatan Uni Soviet ke Ukraina, termasuk sistem S-300 yang disebutkan di atas, serta jet tempur MiG-29.

"Gedung Putih harus bekerja dengan sekutu dan mitra, tidak hanya di Eropa tetapi berpotensi di seluruh dunia, yang berada dalam posisi untuk mengirimkan lebih banyak amunisi untuk hal-hal seperti S-300 atau sistem pertahanan udara canggih lainnya yang dapat kami kerjakan untuk mengisi kembali kemampuan (Ukraina) sendiri," kata seorang pembantu Senat Republik yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Keajaiban Gempa Venezuela,...
Keajaiban Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat Setelah Terkubur 8 Hari di Reruntuhan Gedung 9 Lantai
Rekomendasi
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Berita Terkini
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved