AS Dilaporkan Berburu S-300 Uni Soviet untuk Dikirim ke Ukraina

Selasa, 15 Maret 2022 - 21:52 WIB
loading...
A A A
Moskow mengekspor sistem itu untuk beberapa sekutu di Eropa Timur, termasuk Bulgaria, Cekoslowakia dan Jerman Timur. Dari tahun 1990-an dan seterusnya, sistem ini juga telah dijual ke berbagai negara di Asia dan Timur Tengah, serta Yunani dan Venezuela.

Di dalam NATO, sistem saat ini dioperasikan oleh Bulgaria, Yunani dan Slovakia. Sistem rudal S-300 Jerman Timur dikembalikan ke Uni Soviet sebelum aneksasi negara itu oleh Republik Federal pada tahun 1990.

Ukraina mewarisi sekitar 250 peluncur S-300 dari Uni Soviet, tetapi pada awal 2010-an hanya enam kompleks yang telah dirombak, dengan satu unit tambahan diperbaiki pada 2012.

Militer Rusia telah melaporkan penghancuran setidaknya 18 sistem radar S-300 Ukraina dan satu kompleks S-300 dalam operasi militer yang sedang berlangsung di Ukraina. Rabu lalu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan 137 sistem pertahanan udara Ukraina, termasuk S-125, S-300 dan Buk-M1, telah dihancurkan dalam serangan Rusia, dengan kerugian ini dikatakanmerupakan lebih dari 90 persen dari kemampuan pertahanan udara Ukraina.

Baca juga: Ukraina Kena Prank Lagi, Polandia Ogah Pasok Jet Tempur Lawan Rusia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Keajaiban Gempa Venezuela,...
Keajaiban Gempa Venezuela, Pria Ini Selamat Setelah Terkubur 8 Hari di Reruntuhan Gedung 9 Lantai
Rekomendasi
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved