Turki Tak Lagi Butuh Rudal Patriot dan F-35 Buatan AS

Selasa, 15 Maret 2022 - 11:58 WIB
loading...
Turki Tak Lagi Butuh...
Jet tempur F-35 bermanuver di udara. Foto/US Air Force/Master Sgt Ben Mota
A A A
ANKARA - Turki tidak memiliki rencana mendapatkan sistem rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS) dan tidak akan lagi berusaha membeli jet tempur F-35.

Menurut Turki, masalah tersebut sudah “tertutup” setelah Washington mengeluarkan Ankara dari program multi-nasional untuk mengembangkan pesawat tersebut pada 2019.

Pernyataan itu diungkapkan Presiden Industri Pertahanan Ismail Demir saat berbicara di sela-sela Forum Diplomatik Antalya pada Senin (14/3/2022).

Baca juga: Dihajar Sanksi, Miliarder Rusia Abramovich Tampak Acak-acakan di Bandara Israel

Presiden Industri Pertahanan Ismail Demir mengatakan sistem pertahanan rudal Patriot telah “dihapus dari agenda.”

Baca juga: Kremlin Ungkap Sejumlah Strategi Perang Pasukan Rusia di Ukraina

“Saat ini tidak ada permintaan Patriot dari pihak kami. Jika kita berbicara tentang industri pertahanan, kita telah membalik halaman tentang masalah ini,” tegas dia, dilansir RT.com pada Selasa (15/3/2022).

Baca juga: Rusia Kirim Ancaman Mengerikan ke Tentara Bayaran Asing di Ukraina

Setelah bertahun-tahun negosiasi yang tidak produktif dengan AS untuk mendapatkan Patriot, Turki memilih sistem S-400 buatan Rusia dengan menandatangani kesepakatan senilai USD2,5 miliar untuk empat baterai pada 2017. S-400 dikirimkan dua tahun kemudian.

Namun, Washington dengan keras menolak penjualan tersebut, mengklaim bahwa S-400 tidak kompatibel dengan sistem NATO lainnya dan bahkan dapat membahayakan keamanan.

AS merespons dengan mengeluarkan Turki dari program F-35, terlepas dari kerjasama bertahun-tahun dalam mengembangkan jet tempur.

AS kemudian menjatuhkan sanksi pada sejumlah pejabat Turki, termasuk Demir.

Meskipun Turki telah menuntut penggantian setelah mengeluarkan USD1,4 miliar untuk pesawat F-35 dan mengecam sanksi AS "tidak adil," Demir mengatakan kedua belah pihak tidak mungkin mencapai kesepakatan tentang F-35, dan bahwa masalah itu sekarang "sudah ditutup. ”

“Langkah-langkah telah diambil untuk saling mendengarkan dan memahami satu sama lain. Ini adalah hal yang baik bahwa dialog telah dimulai. Kami percaya bahwa masalah F-35 sudah selesai dan kami harus mengelolanya sendiri,” ujar Demir.

Dia melanjutkan dengan mengatakan Ankara malah fokus pada pengembangan pesawatnya sendiri dan “bertekad untuk memodernisasi” F-16 buatan AS.

Sebelumnya, Turki dilaporkan meminta untuk membeli 40 F-16 tambahan dan 80 kit modernisasi untuk pesawat tersebut tahun lalu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved