Dewan Eropa: NATO Masuk Konflik Ukraina Berarti Perang Dunia III
Senin, 14 Maret 2022 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Eropa tidak dapat memberikan Kiev semua yang diinginkannya, katanya, terutama ketika Ukraina bergabung dengan UE.
“Perluasan (anggota UE) adalah masalah sensitif, di mana tidak semua negara Eropa memiliki pendapat yang sama,” uajr dia, seraya menambahkan bahwa kepentingan negara lain yang telah memasuki jalur keanggotaan, seperti Serbia, Albania, dan Montenegro, harus dipertimbangkan juga.
Michel mencatat bahwa perjanjian asosiasi yang ditandatangani Ukraina dan Uni Eropa pada 2014 “memiliki potensi besar yang diremehkan.”
Komentarnya muncul di tengah aksi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Moskow menyerang tetangganya pada akhir Februari, menyusul kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina menerapkan ketentuan perjanjian Minsk, dan pengakuan Rusia atas kemerdekaan republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol yang ditengahi Jerman dan Prancis dirancang untuk mengatur status wilayah di dalam negara Ukraina.
Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan NATO.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.
“Perluasan (anggota UE) adalah masalah sensitif, di mana tidak semua negara Eropa memiliki pendapat yang sama,” uajr dia, seraya menambahkan bahwa kepentingan negara lain yang telah memasuki jalur keanggotaan, seperti Serbia, Albania, dan Montenegro, harus dipertimbangkan juga.
Michel mencatat bahwa perjanjian asosiasi yang ditandatangani Ukraina dan Uni Eropa pada 2014 “memiliki potensi besar yang diremehkan.”
Komentarnya muncul di tengah aksi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Moskow menyerang tetangganya pada akhir Februari, menyusul kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina menerapkan ketentuan perjanjian Minsk, dan pengakuan Rusia atas kemerdekaan republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol yang ditengahi Jerman dan Prancis dirancang untuk mengatur status wilayah di dalam negara Ukraina.
Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan NATO.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(sya)
Lihat Juga :