Zelensky Sebut Ukraina Kehilangan 1.300 Tentara, Klaim 12.000 Tentara Rusia Tewas
Minggu, 13 Maret 2022 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Murka karena Tak Ditolong, Ukraina: Israel Takut pada Rusia!
Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Itu dilakukan menyusul kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, dan Rusia akhirnya memberikan pengakuan atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk. Proposal yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.
Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.
Baca juga: Wali Kota Ukraina Diculik, Zelensky: Tentara Rusia seperti Teroris ISIS!
Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Itu dilakukan menyusul kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, dan Rusia akhirnya memberikan pengakuan atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk. Proposal yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.
Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.
Baca juga: Wali Kota Ukraina Diculik, Zelensky: Tentara Rusia seperti Teroris ISIS!
(ian)
Lihat Juga :