Zelensky Sebut Ukraina Kehilangan 1.300 Tentara, Klaim 12.000 Tentara Rusia Tewas

Minggu, 13 Maret 2022 - 07:48 WIB
loading...
Zelensky Sebut Ukraina...
Asap keluar dari tank Rusia yang berhasil dihancurkan tentara Ukraina di Luhansk. Foto/Daily Sabah
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina kehilangan 1.300 tentara dan mengklaim bahwa Rusia kehilangan 12.000 tentara.

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya senang dengan kekalahan mereka karena bukan saya yang sebenarnya. Kita berbicara tentang kehidupan manusia di sini, dan para prajurit itu dibawa ke perang sebagai umpan meriam, dicuci otak dan bingung,” kata Zelensky seperti dikutip dari ABC News, Minggu (13/3/2022).

Zelensky juga mengomentari koridor kemanusiaan untuk evakuasi warga sipil, dengan mengatakan bahwa koridor paling sukses telah keluar dari Sumy di mana puluhan ribu dievakuasi.



"Ini adalah proses yang sangat sulit dan terkadang kita harus menemukan metode yang tidak lazim untuk memfasilitasi itu, karena Rusia hampir tidak pernah mematuhi gencatan senjata untuk memungkinkan evakuasi warga sipil," kata Zelensky.

Zelensky juga mengomentari diskusi dengan Rusia, mengatakan dia telah meminta pembicaraan langsung di tingkat tertinggi selama lebih dari dua tahun.

"Setidaknya kita dapat melihat beberapa kemajuan sekarang karena mereka juga mulai setuju bahwa dialog diperlukan. Tetapi tentu saja kita akan mencari keterlibatan yang lebih luas dari para pemimpin dunia lainnya, karena dalam setiap pembicaraan tentang jaminan keamanan perusahaan di masa depan untuk Ukraina, kita tidak akan pernah hanya percaya. Moskow setelah perang berdarah seperti itu terjadi," pungkas Zelensky.

Baca juga: Murka karena Tak Ditolong, Ukraina: Israel Takut pada Rusia!

Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Itu dilakukan menyusul kebuntuan tujuh tahun atas kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, dan Rusia akhirnya memberikan pengakuan atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk. Proposal yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.

Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

Baca juga: Wali Kota Ukraina Diculik, Zelensky: Tentara Rusia seperti Teroris ISIS!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved