Blogger Arab Saudi yang Dituduh Menghina Islam Dibebaskan setelah Dipenjara 10 Tahun
Minggu, 13 Maret 2022 - 02:33 WIB
loading...
Raif Badawi, blogger Arab Saudi yang dituduh menghina Islam, telah dibebaskan setelah dipenjara sepuluh tahun. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Blogger Arab Saudi , Raif Badawi, telah dibebaskan dari penjara di negaranya setelah menjalani hukuman 10 tahun. Dia dihukum atas tuduhan telah menghina agama Islam.
“Raif menelepon saya. Dia bebas,” kata istrinya, Ensaf Haidar, yang tinggal di Kanada bersama ketiga anak mereka dan telah menganjurkan pembebasannya, kepada AFP yang dilansir Sabtu (12/3/2022).
Pembebasan Badawi juga dikonfirmasi oleh seorang pejabat keamanan Saudi yang mengatakan dengan syarat anonim bahwa Badawi dibebaskan pada hari Jumat.
“Saya melompat ketika saya tahu. Saya tidak bisa mempercayainya. Saya tidak sabar untuk melihat ayah saya, saya sangat senang," kata salah satu putri Badawi, Nawja Badawi (18) kepada AFP.
Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Orang Komplotan ISIS dan al-Qaeda
Putra Badawi, Terad Raif Badawi, men-tweet: "Setelah 10 tahun, ayah saya bebas!"
Blogger berusia 38 tahun itu merupakan pemenang penghargaan Reporters Without Borders untuk kebebasan pers. Dia ditangkap dan ditahan di Arab Saudi pada 2012 atas tuduhan menghina agama Islam, dan pada akhir 2014 divonis 10 tahun penjara serta 50 cambukan dalam seminggu selama 20 minggu.
“Raif menelepon saya. Dia bebas,” kata istrinya, Ensaf Haidar, yang tinggal di Kanada bersama ketiga anak mereka dan telah menganjurkan pembebasannya, kepada AFP yang dilansir Sabtu (12/3/2022).
Pembebasan Badawi juga dikonfirmasi oleh seorang pejabat keamanan Saudi yang mengatakan dengan syarat anonim bahwa Badawi dibebaskan pada hari Jumat.
“Saya melompat ketika saya tahu. Saya tidak bisa mempercayainya. Saya tidak sabar untuk melihat ayah saya, saya sangat senang," kata salah satu putri Badawi, Nawja Badawi (18) kepada AFP.
Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Orang Komplotan ISIS dan al-Qaeda
Putra Badawi, Terad Raif Badawi, men-tweet: "Setelah 10 tahun, ayah saya bebas!"
Blogger berusia 38 tahun itu merupakan pemenang penghargaan Reporters Without Borders untuk kebebasan pers. Dia ditangkap dan ditahan di Arab Saudi pada 2012 atas tuduhan menghina agama Islam, dan pada akhir 2014 divonis 10 tahun penjara serta 50 cambukan dalam seminggu selama 20 minggu.
Lihat Juga :