Erdogan: Sekarang Waktu yang Tepat untuk Mereformasi PBB

Sabtu, 12 Maret 2022 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Ketika berbicara di parlemen Angola pada kunjungan ke negara itu pada Oktober 2021, Erdogan mengatakan bahwa nasib umat manusia tidak boleh dibiarkan pada belas kasihan dari "segelintir negara" yang memenangkan Perang Dunia II.

Berbicara tentang ketidaksetaraan yang bertahan dalam sistem global, dia mengatakan bahwa "dunia lebih dari lima", mengacu pada lima negara yang menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yang memperoleh status sebagai pemenang dalam perang.

Baca: Erdogan Telepon Putin, Siap Bantu Selesaikan Perang Rusia-Ukraina

Mengomentari pernyataan Erdogan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan, "Kefasihan Presiden Erdogan terkenal, dan dia berbicara dengan bebas tentang berbagai topik. Saya setuju dengan dia bahwa lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB tidak memiliki hak untuk mendikte nasib dunia, dan mereka tidak bercita-cita untuk melakukannya."

“Ini bercita-cita untuk memiliki kekuatan yang diabadikan dalam Piagam PBB,” lanjut Lavrov. "Piagam tersebut mencerminkan kehendak kolektif semua anggota komunitas dunia, dan lima anggota memikul tanggung jawab khusus untuk keadaan di dunia, terutama untuk mencegah konflik global," tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Buah Lontar Memiliki...
Buah Lontar Memiliki Manfaat yang Sangat Baik untuk Menu Diet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved