Biden Peringatkan Rusia Jika Gunakan Senjata Kimia di Ukraina
Sabtu, 12 Maret 2022 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
“Tetapi Rusia akan membayar harga yang mahal jika mereka menggunakan senjata kimia,” ia menegaskan seperti dikutip dari ABC News, Sabtu (12/3/2022).
Baca juga: Bos Intelijen AS Akui Amerika Bantu Riset Biolab Ukraina, tapi...
Itu adalah satu-satunya pertanyaan yang dikeluarkan Biden sebelum meninggalkan ruangan.
Sementara itu Wakil sekretaris pers Gedung Putih Andrew Bates, yang memberi pengarahan kepada wartawan di Air Force One setelah pernyataan itu, menegaskan pernyataan Biden bahwa akan ada "konsekuensi parah," tetapi juga menolak untuk membahas secara spesifik tentang seperti apa konsekuensi itu bagi Rusia.
"Mereka telah menggunakan senjata kimia, yang sekali lagi, mereka adalah satu-satunya negara dalam campuran di sini yang memilikinya, di Suriah, dan berkali-kali, kami telah memperingatkan tentang dalih khusus ini, dan itu adalah sesuatu yang kami perhatikan," ujarnya.
"Rusia adalah satu-satunya negara dalam persamaan ini dengan program senjata kimia dan biologi yang melanggar hukum internasional," sambungnya.
Baca juga: Rusia Desak Dewan Keamanan PBB Bahas Biolab Ukraina
Baca juga: Bos Intelijen AS Akui Amerika Bantu Riset Biolab Ukraina, tapi...
Itu adalah satu-satunya pertanyaan yang dikeluarkan Biden sebelum meninggalkan ruangan.
Sementara itu Wakil sekretaris pers Gedung Putih Andrew Bates, yang memberi pengarahan kepada wartawan di Air Force One setelah pernyataan itu, menegaskan pernyataan Biden bahwa akan ada "konsekuensi parah," tetapi juga menolak untuk membahas secara spesifik tentang seperti apa konsekuensi itu bagi Rusia.
"Mereka telah menggunakan senjata kimia, yang sekali lagi, mereka adalah satu-satunya negara dalam campuran di sini yang memilikinya, di Suriah, dan berkali-kali, kami telah memperingatkan tentang dalih khusus ini, dan itu adalah sesuatu yang kami perhatikan," ujarnya.
"Rusia adalah satu-satunya negara dalam persamaan ini dengan program senjata kimia dan biologi yang melanggar hukum internasional," sambungnya.
Baca juga: Rusia Desak Dewan Keamanan PBB Bahas Biolab Ukraina
Lihat Juga :