AS Kirim 2 Sistem Rudal Patriot ke Polandia, Ini Alasannya

Rabu, 09 Maret 2022 - 15:10 WIB
loading...
AS Kirim 2 Sistem Rudal...
Sistem rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS) memiliki kemampuan mencegat rudal dan jet tempur musuh. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pentagon mengatakan akan memindahkan dua baterai anti-rudal Patriot ke Polandia atas “undangan” Warsawa. Militer Amerika Serikat (AS) mengklaim pengerahan itu murni bersifat defensif.

“Pengerahan pertahanan ini dilakukan secara proaktif untuk melawan potensi ancaman terhadap pasukan AS dan Sekutu dan wilayah NATO,” papar Komando Eropa Amerika Serikat (EUCOM) dalam pernyataan pada Selasa (8/3/2022).

Komando kombatan lebih lanjut menekankan, “Sistem rudal bergerak, yang menggunakan amunisi berpemandu untuk mencegat dan menghancurkan target musuh, adalah tindakan perlindungan pasukan yang bijaksana yang sama sekali tidak mendukung operasi ofensif apa pun.”

Baca juga: Tangkal Dampak Sanksi Barat, Rusia Kurangi Penggunaan Dolar AS

Sejak dimulainya serangan militer Rusia di Ukraina pada 24 Februari, Polandia telah menjadi salah satu pendukung paling vokal dari peningkatan bantuan militer ke Ukraina.

Baca juga: AS Tolak Tawaran Polandia Berikan Jet Tempur Buatan Rusia ke Ukraina

Sebelumnya pada Selasa, Warsawa menyarankan menyerahkan seluruh armada jet MiG-29 buatan Soviet ke Pentagon sehingga Washington kemudian dapat mentransfer pesawat tempur tersebut ke Ukraina.

Baca juga: Kecewa Berat pada NATO, Presiden Ukraina Cari Kompromi Soal Krimea dan Donbass

Skema tersebut membayangkan penyerahan jet milik Polandia di pangkalan militer NATO di Jerman, di mana AS seharusnya mengambil alih misi dan menerbangkan pesawat itu ke Ukraina.

Sebagai imbalannya, Warsawa berharap menerima pesawat tempur bekas dengan kemampuan serupa dari AS.

Proposal itu ditolak Washington pada Selasa. Juru bicara Pentagon John Kirby menyatakan kesepakatan yang diusulkan itu tidak “dapat dipertahankan”, karena implementasi dari rencana tersebut berisiko menyeret NATO ke dalam konflik militer antara Ukraina dan Rusia.



Kiev telah berulang kali meminta NATO mendeklarasikan zona larangan terbang di atas wilayahnya, meskipun tidak berhasil.

Blok tersebut berpendapat komitmen semacam itu kemungkinan akan menarik negara-negara Eropa lainnya ke dalam permusuhan, memicu “perang penuh” di benua itu.

Perang penuh itu menjadi skenario terburuk dalam konflik Rusia dan Ukraina yang dapat memicu perang nuklir global.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved