Arab Saudi Hapus Nama Jalan Sultan Ottoman di Riyadh
Senin, 15 Juni 2020 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Saudi pun mendorong warganya memboikot Turki dengan berbagai cara, termasuk dalam pembelian produk, konsumsi makanan, penjualan properti, berurusan dengan perusahaan Turki, dan terutama pariwisata ke negara itu.
Kampanye itu mendapat dukungan tokoh kerajaan dan lainnya. Gubernur Riyadh, Faisal bin Bandar menolak menawarkan kopi Turki, sehingga memicu boikot produk-produk Turki. (Lihat Video: Pesawat Tempur TNI AU Jatuh dan Terbakar di Riau)
Pada Agustus tahun lalu, Kementerian Pendidikan Saudi membuat beberapa perubahan pada buku sejarahnya, mengubah warisan Kekhalifahan Ottoman dan menyebutnya sebagai “pendudukan”. (Lihat Video: Toko Sepeda di Solo Dibanjiri Pembeli Setelah Menjadi Tren Baru di Tengah Pandemi)
Kampanye itu mendapat dukungan tokoh kerajaan dan lainnya. Gubernur Riyadh, Faisal bin Bandar menolak menawarkan kopi Turki, sehingga memicu boikot produk-produk Turki. (Lihat Video: Pesawat Tempur TNI AU Jatuh dan Terbakar di Riau)
Pada Agustus tahun lalu, Kementerian Pendidikan Saudi membuat beberapa perubahan pada buku sejarahnya, mengubah warisan Kekhalifahan Ottoman dan menyebutnya sebagai “pendudukan”. (Lihat Video: Toko Sepeda di Solo Dibanjiri Pembeli Setelah Menjadi Tren Baru di Tengah Pandemi)
(sya)
Lihat Juga :