Rusia Dituduh Rekrut Warga Suriah untuk Perang di Ukraina
Senin, 07 Maret 2022 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Chechnya di bawah pemimpinnya; Ramzan Kadyrov—sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin—telah dikerahkan dalam invasi.
Sementara itu, Kiev mengeklaim ribuan warga asing sudah berbondong-bondong datang membela Ukraina.
“Pengerahan petempur asing Rusia dari Suriah ke Ukraina menginternasionalkan perang Ukraina, dan oleh karena itu dapat menghubungkan perang di Ukraina dengan dinamika lintas regional yang lebih luas, khususnya di Timur Tengah,” kata Jennifer Cafarella, pakar keamanan nasional di Institute for the Study of War, Senin (7/3/2022).
Invasi Rusia ke Ukraina, sekarang memasuki hari ke-12, telah menyebabkan lebih dari 1,5 juta orang melarikan diri dari negara itu dalam apa yang disebut PBB sebagai “krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II”.
Ratusan warga sipil telah tewas dan ribuan terluka, dengan ratusan ribu sebagian besar perempuan dan anak-anak membanjiri negara-negara tetangga seperti Polandia, Rumania atau Moldova untuk berlindung.
Sementara itu, Kiev mengeklaim ribuan warga asing sudah berbondong-bondong datang membela Ukraina.
“Pengerahan petempur asing Rusia dari Suriah ke Ukraina menginternasionalkan perang Ukraina, dan oleh karena itu dapat menghubungkan perang di Ukraina dengan dinamika lintas regional yang lebih luas, khususnya di Timur Tengah,” kata Jennifer Cafarella, pakar keamanan nasional di Institute for the Study of War, Senin (7/3/2022).
Invasi Rusia ke Ukraina, sekarang memasuki hari ke-12, telah menyebabkan lebih dari 1,5 juta orang melarikan diri dari negara itu dalam apa yang disebut PBB sebagai “krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II”.
Ratusan warga sipil telah tewas dan ribuan terluka, dengan ratusan ribu sebagian besar perempuan dan anak-anak membanjiri negara-negara tetangga seperti Polandia, Rumania atau Moldova untuk berlindung.
(min)
Lihat Juga :