Rusia Dituduh Rekrut Warga Suriah untuk Perang di Ukraina

Senin, 07 Maret 2022 - 09:19 WIB
loading...
Rusia Dituduh Rekrut...
Pria Ukraina membawa anak kecil di kota Irpin yang diserang Rusia. Moskow dituduh merekrut warga Suriah untuk berperang di Ukraina. Foto/REUTERS/Carlos Barria
A A A
KIEV - Rusia dituduh merekrut warga Suriah yang terampil dalam pertempuran perkotaan untuk membantu Moskow dalam perang di Ukraina .

Jika tuduhan itu terkonfirmasi, maka itu akan sama dengan Kiev yang sudah terang-terangan merekrut ribuan warga asing dari berbagai negara untuk membantu melawan invasi Moskow.

Tuduhan terhadap Moskow itu muncul dalam laporan The Wall Street Journal yang mengutip pejabat Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan itu, beberapa kelompok warga Suriah telah tiba di Rusia, diharapkan keahlian mereka untuk membantu Moskow merebut Kiev.

Baca juga: Jenderal Rusia Umumkan Hampir Seluruh Pesawat Tempur Ukraina Sudah Dihancurkan

Laporan tersebut mengatakan para warga Suriah telah ditawari USD200 hingga USD300 untuk pergi ke Ukraina dan beroperasi sebagai pasukan garda selama enam bulan sekaligus.

Seperti diketahui, Rusia sudah membantu pemerintah Suriah sejak 2015 dalam perang sipil di negara Arab tersebut. Presiden Suriah Bashar al-Assad juga sudah menyatakan dukungannya kepada Moskow dalam invasi ke Ukraina.

Pasukan Chechnya di bawah pemimpinnya; Ramzan Kadyrov—sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin—telah dikerahkan dalam invasi.

Sementara itu, Kiev mengeklaim ribuan warga asing sudah berbondong-bondong datang membela Ukraina.

“Pengerahan petempur asing Rusia dari Suriah ke Ukraina menginternasionalkan perang Ukraina, dan oleh karena itu dapat menghubungkan perang di Ukraina dengan dinamika lintas regional yang lebih luas, khususnya di Timur Tengah,” kata Jennifer Cafarella, pakar keamanan nasional di Institute for the Study of War, Senin (7/3/2022).

Invasi Rusia ke Ukraina, sekarang memasuki hari ke-12, telah menyebabkan lebih dari 1,5 juta orang melarikan diri dari negara itu dalam apa yang disebut PBB sebagai “krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II”.

Ratusan warga sipil telah tewas dan ribuan terluka, dengan ratusan ribu sebagian besar perempuan dan anak-anak membanjiri negara-negara tetangga seperti Polandia, Rumania atau Moldova untuk berlindung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved