Negosiasi Kedua Rusia-Ukraina Tak Hasilkan Kesepakatan Gencatan Senjata
Jum'at, 04 Maret 2022 - 06:32 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun Ukraina menyatakan kekecewaannya tentang putaran kedua pembicaraan, negosiator Rusia Vladimir Medinsky mengklaim negosiasi menghasilkan "kemajuan substansial."
Baca: Singa dan Harimau Ikut Mengungsi Keluar dari Ukraina
"Masalah utama yang kami putuskan hari ini adalah masalah menyelamatkan orang, warga sipil, yang berada di zona bentrokan militer," kata Medinsky. "Rusia menyerukan warga sipil yang berada dalam situasi ini, jika aksi militer berlanjut, untuk menggunakan koridor kemanusiaan ini," katanya.
Negosiator Rusia lainnya, Leonid Slutsky mengatakan, kesepakatan dalam pembicaraan putaran kedua akan "diimplementasikan dalam waktu dekat". Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengatakan militernya telah menyetujui koridor tersebut.
Sementara Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Rusia akan terus bersikeras bahwa setiap perjanjian damai dengan Ukraina harus mencakup janji bahwa Ukraina akan "demiliterisasi." Rusia juga telah mengisyaratkan ingin membahas Ukraina mengadopsi "status netral" dan setuju untuk meninggalkan ambisinya untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Baca: Singa dan Harimau Ikut Mengungsi Keluar dari Ukraina
"Masalah utama yang kami putuskan hari ini adalah masalah menyelamatkan orang, warga sipil, yang berada di zona bentrokan militer," kata Medinsky. "Rusia menyerukan warga sipil yang berada dalam situasi ini, jika aksi militer berlanjut, untuk menggunakan koridor kemanusiaan ini," katanya.
Negosiator Rusia lainnya, Leonid Slutsky mengatakan, kesepakatan dalam pembicaraan putaran kedua akan "diimplementasikan dalam waktu dekat". Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengatakan militernya telah menyetujui koridor tersebut.
Sementara Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Rusia akan terus bersikeras bahwa setiap perjanjian damai dengan Ukraina harus mencakup janji bahwa Ukraina akan "demiliterisasi." Rusia juga telah mengisyaratkan ingin membahas Ukraina mengadopsi "status netral" dan setuju untuk meninggalkan ambisinya untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Lihat Juga :