Raja Salman: Menyakitkan, Menyambut Ramadhan tanpa Salat di Masjid

Jum'at, 24 April 2020 - 08:53 WIB
loading...
Raja Salman: Menyakitkan,...
Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi meluapkan kesedihannya saat menyapa umat Islam di Kerajaan dan seluruh dunia yang menyambut bulan suci Ramadhan. Penjaga Dua Masjid Suci ini sedih karena menyambut bulan suci tanpa salat di masjid akibat pandemi virus corona jenis baru, COVID-19.

Dalam sebuah pidato, yang disampaikan atas namanya oleh Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Media Majed Al-Qasabi, Raja Salman menggarisbawahi perlunya untuk terus bekerja keras guna mengatasi masa sulit yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Raja menyatakan kesedihan atas kesulitan dalam kelancaran pelaksanaan ritual ibadah selama bulan Ramadhan akibat pecahnya pandemi COVID-19.

“Sejujurnya, sangat menyakitkan bagi saya untuk menyambut bulan Ramadhan yang mulia dalam keadaan yang melarang kita melakukan salat berjamaah dan salat Tarawih dan Qiymullail Ramadhan di rumah-rumah Tuhan," bunyi pidato Raja Salman, seperti dikutip Saudi Gazette.

Sama seperti Indonesia, awal Ramadhan di Arab Saudi jatuh pada Jumat (24/4/2020).

"Semua ini karena tindakan pencegahan yang diambil untuk menyelamatkan nyawa manusia dan kesejahteraan mereka dalam menghadapi pandemi coronavirus," lanjut pidato Raja Salman sambil menekankan bahwa ketentuan Syariah Islam adalah menjaga kehidupan manusia.

“Ramadhan telah memasuki tahun ini ketika kita hidup dalam keadaan yang memiliki dampak ekstrem pada seluruh umat manusia dan kita sedang melewati fase sulit dan sensitif dari sejarah dunia karena pecahnya pandemi, meskipun langkah-langkah yang diambil oleh negara-negara di dunia dan organisasi kemanusiaan untuk mencegah penyebarannya," imbuh Raja Salman.

Dia menambahkan bahwa Kerajaan ingin melayani warga dan ekspatriat serta memastikan keselamatan mereka.

Merujuk pada posisi luhur Kerajaan Arab Saudi dalam melayani Dua Masjid Suci, Raja Salman berkata; "Di antara bangsa-bangsa, kita dianugerahkan oleh Tuhan dengan kehormatan dan martabat yang tinggi untuk melayani Rumah Agung-Nya, dan Masjid Nabi-Nya, sebuah layanan yang kita hormati dan berjuang untuk memenuhinya, dengan menjamu para tamu Tuhan, termasuk peziarah dan jamaah haji dan umrah, serta tetap terjaga demi kenyamanan mereka. Kami juga bangga dengan serangkaian tindakan pencegahan yang diambil oleh Kerajaan untuk membatasi penyebaran pandemi coronavirus."

Raja Salman menekankan bahwa Kerajaan ingin menyediakan segala sesuatu yang akan melayani warga dan ekspatriat, serta untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka.

"Kerajaan juga berkontribusi untuk mengurangi dampak ekonomi dari pandemi ini, melalui tindakan lokal dan dukungan kepada organisasi internasional dalam melayani umat manusia," ujarnya.

Lebih lanjut, penguasa Arab Saudi ini juga berterima kasih kepada angkatan bersenjata di perbatasan dan personel keamanan serta praktisi kesehatan, dengan mengatakan: "Semoga Tuhan memberkati upaya Anda dan memahkotai upaya Anda dengan sukses dan menerima dari Anda yang paling tulus dari pekerjaan dan dedikasi Anda dalam melayani negara Anda."

Sementara itu, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad Bin Salman menerima beberapa panggilan telepon dan salam via kabel diplomatik dari para kepala negara dan para pemimpin negara-negara Arab dan Muslim terkait datangnya bulan suci Ramadhan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Ragam Tradisi Menyambut...
Ragam Tradisi Menyambut Bulan Ramadan di Berbagai Daerah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved