Buka Keran Ekonomi, Sebagian Negara Bagian AS Perlonggar Lockdown

Jum'at, 24 April 2020 - 08:51 WIB
loading...
A A A
Kalau Gubernur New York Andrew Cuomo tetap memilih pemberlakuan lockdown, meskipun jumlah kematian akibat virus corona telah menurun. Namun, dia memperingatkan adanya potensi “gelombang kedua” jika pembatasan isolasi wilayah diperlonggar. “Saat ini bukan bertindak bodoh. Banyak orang akan mati jika kita tidak bertindak cerdas,” kata Cuomo.

Cuomo mengungkapkan, para pejabat lokal selalu ditekan untuk membuka bisnis, tetapi keputusan perpanjangan isolasi tetap dilakukan karena banyak faktor. “Jika kita membuat langkah buruk, kita justru akan semakin mundur,” katanya. Dia mengungkapkan, pandemi tersebut tidak akan musnah dengan cepat.

Langkah serupa juga diterapkan Gubernur California Gavin Newsom. “Saya berharap bisa menetapkan hari di mana kita akan menyalakan lampu dan kembali normal,” kata Newsom. Dia mengungkapkan, pihaknya telah memutuskan untuk mematikan lampu atau memberlakukan lockdown.

Sementara itu, hasil autopsi di Negara Bagian California mengungkap bahwa kematian pertama terkait virus corona di Amerika Serikat terjadi beberapa pekan lebih awal dari yang semula diperkirakan. Kematian pertama terkait virus korona di AS sebelumnya diketahui terjadi di Kota Seattle pada 26 Februari, sedangkan di California pada 4 Maret.

Namun, informasi terkini dari kantor forensik di Santa Clara County mengubah jejak rekam tersebut. Hasil rangkaian autopsi terhadap dua orang yang meninggal dunia pada 6 Februari dan 17 Februari mengungkap bahwa mereka tutup usia akibat Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
WHO: Covid-19 Sudah...
WHO: Covid-19 Sudah Berakhir
Bukan Kebocoran Lab,...
Bukan Kebocoran Lab, Data Baru Kaitkan Virus Covid-19 Berasal dari Binatang Ini
Waduh! 80% Populasi...
Waduh! 80% Populasi China Telah Terinfeksi Covid-19
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved