Misteri Rusia Tak Gunakan Jet Tempur Canggih Gempur Ukraina, Ini Jawabannya

Rabu, 02 Maret 2022 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Sebagian besar aktivitas udara di atas Ukraina tetap ambigu. Kedua belah pihak menggunakan pesawat dan helikopter yang sangat mirip.

Pesawat serang darat Su-25 "Frogfoot", khususnya, digunakan oleh Rusia dan Ukraina. Mereka tidak dapat dibedakan dalam foto dan rekaman media sosial yang jauh, yang berarti klaim "kewarganegaraan" harus dicurigai.

Ini adalah masalah yang harus dihadapi oleh pasukan tempur di medan perang.

Sebuah pesawat tempur Su-27 "Flanker" Ukraina ditembak jatuh di atas Kiev pada hari-hari pembukaan perang. Apakah oleh pasukan defensif Ukraina atau oleh pasukan Rusia masih belum jelas.

Namun, tidak seperti perang-perang baru-baru ini di Irak dan Bosnia, kekuatan udara tempur membuat penampilan yang minim. Itu aneh mengingat kebanggaan yang ditampilkan Rusia dalam teknologi udaranya.

“Mereka tidak menerbangkan CAP [patroli udara tempur], atau counter-air ofensif, dan hanya [kemarin] saya melihat pesawat pengebom Su-34 pertama melakukan serangan,” kata Kofman.

Di Sayap dan Doa

Sistem radar utama Ukraina mungkin dibutakan. Tetapi foto-foto satelit mengungkapkan beberapa landasan pacu lapangan terbang militernya tampak berkawah.

Bukan berarti pesawat operasionalnya kemungkinan masih ada.

Terlepas dari itu, kata Bronk, Angkatan Udara Ukraina seharusnya sudah kewalahan sekarang.

“Pesawat Su-35 dan Su-30 [Rusia] akan membuat jet tempur Ukraina kewalahan, bahkan jika mereka berhasil lepas landas untuk serangan mendadak yang dilakukan pada ketinggian yang sangat rendah dengan kesadaran situasional yang terbatas. Ini tidak terjadi," paparnya.

Konsekuensinya adalah Angkatan Udara Ukraina dapat melakukan serangan tepat pada kolom tank yang maju.

“Beberapa kolom Rusia telah dikirim ke depan di luar jangkauan pertahanan udara mereka, dan dalam kasus lain yang menyertai baterai SAM [Rudal Permukaan-ke-Udara] tidak aktif dalam kemacetan lalu lintas militer,” kata Bronk.

Ukraina juga mencegat helikopter serang Rusia dan mungkin pesawat angkut yang membawa pasukan terjun payung.

“Fakta bahwa pasukan dan warga sipil Ukraina dapat melihat [dan dengan cepat membuat mitologi] pilot mereka sendiri terus menerbangkan serangan mendadak di atas kota-kota besar juga menjadi faktor pendorong moral utama,” kata Bronk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
Antusiasme Tinggi! 6.500...
Antusiasme Tinggi! 6.500 Siswa Ramaikan Audisi Liga Bintang Juara, Babak Utama Segera Dimulai!
Berita Terkini
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Infografis
Pesawat Pengebom Rusia...
Pesawat Pengebom Rusia Dicegat Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved