Cara-cara Ampuh China-Rusia Lawan Dampak Buruk Sanksi Barat, Sudah Terbukti!

Selasa, 01 Maret 2022 - 13:33 WIB
loading...
A A A
"Kita harus melihat penerapan nyata dan aktual dari sanksi yang diumumkan ini, seperti menahan Rusia di luar sistem SWIFT," ungkap Parenti.

Dia menambahkan bahwa China dan Rusia telah menciptakan sistem pembayaran lintas batas mereka sendiri menggunakan mata uang alternatif sejak 2014 dan 2015 .

Menurut profesor, kedua negara juga telah mempertahankan proyek ekonomi bersama selama bertahun-tahun yang kemungkinan akan melunakkan atau mengimbangi konsekuensi negatif dari sanksi Barat.

Pada saat yang sama, Moskow dan Beijing memiliki kepentingan bersama di berbagai belahan dunia, termasuk Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika, menurut catatan akademik.

Parenti memilih Iran yang mencapai perjanjian kerjasama 25 tahun dengan China pada 27 Maret 2021.

"Hubungan trilateral antara Rusia dan China dan Iran diterjemahkan menjadi blok kontra-hegemonik, meskipun itu bukan niat dari ketiga kekuatan ini," ujar dia.



"Pada akhirnya, Eropa akan menderita, akan menjadi salah satu pihak utama yang menderita dalam pertempuran ini, karena kurangnya kemerdekaan, karena itu subordinasi terhadap kepentingan Amerika Serikat yang tidak sesuai lagi dengan kepentingan Eropa," papar akademisi itu memberi peringatan.

Dia menegaskan, "Jelas, dampaknya akan menyebar ke seluruh dunia dan juga Rusia dan China akan memiliki masalah mereka sendiri. Tetapi jaringan itu dibangun dalam 20 tahun terakhir."

Parenti tidak mengesampingkan upaya Rusia-China untuk memastikan keamanan di dunia multi-kutub baru akan diterjemahkan ke dalam aliansi militer.

Meningkatnya tekanan dari NATO mendorong Rusia dan China untuk memperkuat pertahanan mereka dan meninjau kembali strategi keamanan mereka.

"Rusia sekarang memilih pengaruh militer karena tekanan yang meningkat ini, tidak hanya dukungan pasukan reaksioner di Kiev, tetapi juga oleh NATO dan itu menjadi sangat berbahaya, yang telah membunuh dan memecah belah negara selama 10 tahun terakhir," papar dia.

Dia memperingatkan, “Ancaman memiliki senjata nuklir dan pemasangan senjata NATO langsung di perbatasan dengan Rusia: ini adalah garis merah yang diatasi dalam permainan kotor yang dimainkan oleh Amerika Serikat yang saya pahami telah mempelajari fakta ini untuk waktu yang lama? Itu sudah melewati garis merah."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Semarak Harlah PKB,...
Semarak Harlah PKB, Panji Bangsa Harap Perkokoh Nilai Kebangsaan Generasi Muda
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Barat Dicap Munafik,...
Barat Dicap Munafik, Beri Sanksi tapi Tetap Bisnis dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved