Kapal Perang AS Lewat Selat Taiwan, China: Amerika Kobarkan Konflik di 2 Sisi Dunia

Minggu, 27 Februari 2022 - 11:24 WIB
loading...
A A A
Selat Taiwan memiliki lebar 180 kilometer dan memisahkan China daratan dari Taiwan, yang dianggap wilayah China oleh Beijing. Perairan itu terletak di ujung utara Laut China Selatan, di mana kapal perang AS secara teratur melakukan pelayaran serupa untuk menantang klaim teritorial Beijing.

Beijing tidak segera merespon pelayaran itu, tetapi media China Global Times yang dikelola pemerintah - yang secara luas dianggap sangat mencerminkan pemikiran Beijing - memberikan tanggapan.

“Sementara pergolakan Ukraina-Rusia yang sedang berlangsung semakin intensif, militer AS berusaha menunjukkan kemampuannya untuk menimbulkan masalah di 'dua sisi dunia', yang berarti di Eropa dan Asia, dan dengan melakukan itu ia mengirim sinyal yang salah ke Pasukan 'kemerdekaan Taiwan',” tulis Global Times, mengutip analis China.

Baca juga: Taipei Tingkatkan Kewaspadaan, China: Taiwan Bukan Ukraina!

The Global Times juga menuduh “politisi radikal AS” mengeksploitasi masalah Ukraina untuk menimbulkan masalah terkait Taiwan dan memperkuat kekuatan yang mendukung pemisahan diri di pulau itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved