Mengenal Spetsnaz, Pasukan Khusus Rusia yang Menghancurkan Pertahanan Ukraina

Sabtu, 26 Februari 2022 - 21:03 WIB
loading...
A A A
Untuk memahami asal usul unit militer khusus yang canggih ini, penting untuk mengetahui tentang Glavnoye Razvedyvatelnoye Upravlenie atau GRU, dinas intelijen militer Rusia.

GRU hidup lebih lama dari KGB ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991 dan banyak kekuatan barat takut bahwa itu berkembang hari ini. GRU - yang menurut Encyclopedia Britannica sekarang adalah singkatan dari Direktorat Intelijen Utama - telah disalahkan atas serangan agen saraf Salisbury pada 2018 seperti dilansir dari NDTV.

Ada lima satuan tugas khusus Rusia yang membuat kata Spetsnaz terkenal dan dikenal di seluruh dunia.

- FSB Spetsnaz - sebelumnya KGB

- Navy Spetsnaz – dapat dibedakan dengan baret hitamnya, juga dikenal sebagai 'pasukan katak'

- Pasukan Lintas Udara Spetsnaz (VDV) – memiliki lone wolf yang tampak gila sebagai bagian dari lencana tidak resmi mereka

- GRU Spetsnaz – melapor langsung ke Badan Intelijen Utama

- KSSO - Komando Pasukan Operasi Khusus yang relatif baru, yang dikenal di Rusia sebagai Komandovanie Sil Spetsialnykh Operatsii, didirikan pada 2013.

Baca juga: Kerahkan 200 Helikopter Tempur, Rusia Rebut Lapangan Terbang Dekat Kiev

Menurut BBC, Spetsnaz sangat aktif selama masa Uni Soviet dan bahkan mempelopori invasi di Afghanistan pada 1979. Kecepatan, kelincahan, dan spontanitas mereka membuat Spetsnaz sangat berharga dalam Perang Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved