Pertempuran Jalanan Pecah di Kiev, Presiden Ukraina Menolak Dievakuasi

Sabtu, 26 Februari 2022 - 15:19 WIB
loading...
Pertempuran Jalanan...
Pertempuran jalanan pecah di Ibu Kota Ukraina, Kiev. Foto/Bridport News
A A A
KIEV - Warga Ibu Kota Ukraina , Kiev, diperingatkan bahwa pertempuran jalanan sedang berlangsung melawan pasukan Rusia . Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak untuk dievakuasi dari Ibu Kota.

Peringatan yang dikeluarkan pada Sabtu (26/2/2022) menyarankan warga untuk tetap berada di tempat penampungan, menghindar dari dekat jendela atau balkon dan berlindung agar tidak terkena puing-puing atau peluru.

Pasukan Rusia terus merangsek ke Ibu Kota Ukraina pada Sabtu pagi ketika ledakan bergema di seluruh kota. Ratusan orang dilaporkan menjadi korban dalam pertempuran itu, termasuk tembakan yang membelah gedung apartemen Kiev dan menghancurkan jembatan dan sekolah. Ada juga tanda-tanda yang berkembang bahwa Rusia berusaha untuk menggulingkan pemerintah Ukraina, yang oleh para pejabat AS digambarkan sebagai tujuan akhir Presiden Rusia Vladimir Putin.

Masih belum jelas berapa banyak korban yang meninggal sejauh ini secara keseluruhan. Pejabat Ukraina melaporkan setidaknya 137 tewas di pihak mereka sejak hari pertama pertempuran dan mengklaim ratusan korban di pihak Rusia. Pihak berwenang Rusia sendiri tidak merilis angka korban.



Pejabat PBB melaporkan 25 kematian warga sipil, sebagian besar dari tembakan dan serangan udara, serta mengatakan bahwa 100.000 orang diyakini telah meninggalkan rumah mereka. PBB memperkirakan bahwa hingga empat juta orang dapat melarikan diri jika pertempuran meningkat.

Saat pertempuran berlanjut, militer Ukraina melaporkan menembak jatuh sebuah pesawat angkut Rusia II-76 yang membawa pasukan terjun payung di dekat Vasylkiv, sebuah kota 25 mil selatan Kiev, sebuah dokumen yang dikonfirmasi oleh seorang pejabat senior intelijen Amerika. Tidak jelas berapa banyak yang ada di dalamnya, dengan kapasitas pesawat angkut yang mampu membawa hingga 125 pasukan terjun payung.

Pesawat angkut militer Rusia kedua ditembak jatuh di dekat Bila Tserkva, 50 mil selatan Kiev, menurut dua pejabat Amerika yang mengetahui langsung kondisi di lapangan di Ukraina yang berbicara kepada Associated Press.

Militer Rusia belum mengomentari kedua pesawat tersebut.

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak negaranya untuk "berdiri teguh" melawan pengepungan yang dapat menentukan masa depannya.

Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky Pimpin Perang dari Persembunyian di Kiev

"Ini adalah malam di mana mereka akan menyerbu," kata Zelensky tentang Rusia dalam pernyataan mengerikan yang dikeluarkan beberapa jam sebelumnya seperti dilansir dari Irish Examiners.

Ketika negaranya menghadapi ledakan dan tembakan, dan ketika nasib Kiev tergantung pada keseimbangan, Zelensky meminta gencatan senjata dan memperingatkan dalam sebuah pernyataan yang suram bahwa banyak kota sedang diserang.

“Malam ini kita harus berdiri teguh,” katanya. "Nasib Ukraina sedang diputuskan sekarang," imbuhnya.

Zelensky juga mentweet bahwa dia dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara melalui telepon dan membahas “penguatan sanksi, bantuan pertahanan konkret dan koalisi antiperang.”

Baca juga: Misteri Hantu Kiev, Pilot Ukraina yang Tembak Jatuh 6 Jet Tempur Rusia

Biden kemudian menandatangani memo yang membuka jalan bagi AS untuk mempercepat hingga USD600 juta dalam bantuan militer darurat kepada pemerintah Ukraina, meskipun tidak segera jelas seberapa cepat bantuan itu akan mengalir.

Menurut seorang pejabat senior intelijen Amerika yang mengetahui langsung percakapan tersebut, Zelensky didesak untuk dievakuasi dari Kiev atas perintah pemerintah AS tetapi menolak tawaran itu.

"Pertarungan ada di sini," pejabat itu mengutip kata-kata Zelensky dan bahwa dia membutuhkan amunisi anti-tank tetapi "bukan tumpangan".

Keberadaan Zelensky sendiri dirahasiakan setelah dia mengatakan kepada para pemimpin Eropa melalui telepon pada hari Kamis bahwa dia adalah target No 1 Rusia dan mereka mungkin tidak akan melihatnya lagi dalam keadaan hidup.

Kantornya kemudian merilis video dia berdiri dengan pembantu senior di luar kantor kepresidenan dan mengatakan bahwa dia dan pejabat pemerintah lainnya akan tinggal di Ibu Kota Kiev.

Baca juga: Presiden Ukraina Rilis Video Baru di Jalanan Kiev, Ini Penampakannya

Dia kemudian meminta gencatan senjata dan memperingatkan dalam sebuah pernyataan suram bahwa beberapa kota sedang diserang, tetapi juga memposting video sebelum jam 8 pagi waktu setempat untuk menunjukkan bahwa dia masih hidup.

Kremlin sendiri dilaporkan menerima tawaran Kiev untuk mengadakan pembicaraan.

Rusia sendiri telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Moskow untuk berhenti menyerang Ukraina dan segera menarik semua pasukan.

Veto itu telah diduga sebelumnya, tetapi AS dan para pendukungnya berpendapat bahwa upaya itu akan menyoroti isolasi internasional Moskow.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved