Rusia Veto Tuntutan PBB agar Berhenti Serang Ukraina

Sabtu, 26 Februari 2022 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Pendukung resolusi telah setuju untuk melunakkan teks untuk mendapatkan dukungan tambahan. Mereka menghilangkan menempatkan resolusi di bawah Bab 7 Piagam PBB, yang dapat ditegakkan secara militer, dan bahasa yang menyatakan “bahwa situasi di Ukraina merupakan pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional, dan bahwa Federasi Rusia telah melakukan tindakan agresi terhadap Ukraina.”

Mereka juga mengubah kata "mengutuk" menjadi "menyesalkan" di bagian tentang tindakan Rusia.

Dalam rancangan yang divoting, dewan akan menyesalkan "agresi" Rusia terhadap Ukraina "dalam istilah yang paling kuat" dan menuntut penghentian segera penggunaan kekuatannya dan penarikan segera, lengkap dan tanpa syarat semua pasukan Rusia dari Perbatasan Ukraina yang diakui secara internasional.

Resolusi itu juga menyesalkan keputusan Rusia pada 21 Februari yang menyatakan wilayah Donetsk dan Luhansk Ukraina sebagai wilayah merdeka dan akan memerintahkan Rusia untuk “segera dan tanpa syarat membalikkan keputusan.”

Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky Pimpin Perang dari Persembunyian di Kiev

Resolusi itu akan menegaskan kembali komitmen dewan “terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas teritorial Ukraina dalam perbatasannya yang diakui secara internasional.

Untuk menunjukkan dukungan sebelum pertemuan, perwakilan dari 27 negara anggota Uni Eropa berdiri di luar ruang Dewan Keamanan di belakang bendera biru dan kuning Ukraina bersama Dubes Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslytsya.

Resolusi Dewan Keamanan akan mengikat secara hukum. Resolusi Majelis Umum tidak mengikat secara hukum tetapi berfungsi sebagai cerminan opini dunia.

Duta Besar AS untuk PBB, Thomas-Greenfield, mengatakan para pendukung resolusi akan membawa masalah invasi Rusia ke majelis di mana negara-negara di dunia dapat, akan dan harus meminta pertanggungjawaban Rusia dan berdiri dalam solidaritas dengan Ukraina.

“Rusia tidak dapat, dan tidak akan, memveto akuntabilitas,” katanya, dikelilingi oleh puluhan duta besar dari negara-negara pendukung.

Baca juga: Pasukan Rusia Rebut Kota Chernigov, 150 Km Utara Ibu Kota Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Tegang! Militer AS Serang...
Tegang! Militer AS Serang Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved