China Tolak Sebut Serangan Rusia ke Ukraina sebagai Invasi

Jum'at, 25 Februari 2022 - 03:12 WIB
loading...
A A A
"Kami keberatan dengan tindakan apa pun yang memicu perang," katanya, dan menambahkan mengacu pada Eropa: "Pada tahap saat ini, kita harus mempertimbangkan apakah kita sudah cukup melakukan mediasi."

Baca juga: Ukraina Melawan, Video Tunjukkan Konvoi Tank Rusia Diledakkan

Rusia pada Kamis (24/2/2022) melancarkan serangan ke Ukraina melalui darat, laut dan udara dalam serangan terbesar di negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Serangan Rusia terjadi beberapa minggu setelah Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pemimpin China Xi Jinping, tepat sebelum Olimpiade Musim Dingin di Beijing yang berakhir pada hari Minggu. Kedua belah pihak mengumumkan kemitraan strategis yang bertujuan untuk melawan pengaruh AS dan mengatakan bahwa mereka "tidak akan memiliki bidang kerja sama 'terlarang'".

Xi dan Putin telah mengembangkan kemitraan yang erat selama bertahun-tahun, tetapi tindakan Rusia di Ukraina menempatkan China, yang memiliki prinsip kebijakan luar negeri non-intervensi yang sering dinyatakan, dalam posisi yang canggung, kata para ahli.

Baca juga: Perang Pecah, Rusia Serang Fasilitas Militer Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Berita Terkini
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved